AJI Kendari Latih 20 Jurnalis Verifikasi Disinformasi Jelang Pemilu 2024

Fitrah Nugraha, telisik indonesia
Minggu, 07 Januari 2024
0 dilihat
AJI Kendari Latih 20 Jurnalis Verifikasi Disinformasi Jelang Pemilu 2024
Suasana pelaksanaan Training Cek Fakta oleh AJI Kendari. Foto: Fitrah/Telisik

" Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kendari menggelar training verifikasi disinformasi isu minoritas jelang pemilu selama dua hari "

KENDARI, TELISIK.ID - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Kendari menggelar training verifikasi disinformasi isu minoritas jelang pemilu selama dua hari, Sabtu (6/1/2023) – Minggu (7/1/2023).

Sebanyak 20 jurnalis di Sulawesi Tenggara yang mengikuti kegiatan itu terpilih menjadi peserta dari 33 pendaftar.

Kegiatan tersebut melibatkan dua trainer dari AJI Indonesia, Sintha Maharani dan Inggried Dwi. Selama training, para peserta dilatih untuk memeriksa fakta dari informasi yang beredar di dunia digital sehingga bisa mengedukasi publik melalui pemberitaan agar tak menjadi korban misinformasi, disinformasi maupun malinformasi.

Ketua AJI Kendari, Rosniawati mengatakan, kegiatan ini bagian dari peningkatan kapasitas jurnalis dalam mengatasi bias informasi atau hoaks yang kian marak jelang pemilu dan rentan bagi kaum minoritas. Ia meminta peserta menyimak secara maksimal materi-materi dari trainer.

“Tentunya, dengan harapan peserta dapat menerapkan kemampuan saat menjalankan tugas-tugas jurnalistik. Sehingga berita yang disiarkan dapat mencerahkan publik dari disinformasi jelang pemilu,” katanya.

Baca Juga: AJI Kendari Gelar Editor Meeting Perkuat Informasi Kelompok Marginal di Media Massa

Ia menambahkan selain pelatihan verifikasi disinformasi, AJI juga menyiapkan beasiswa peliputan disinformasi isu minoritas jelang pemilu. Beasiswa disiapkan untuk 10 jurnalis.

Sementara itu, Sintha Maharani, Trainer Verifikasi Disinformasi mengatakan, jurnalis harus menerapkan prinsip Hak Asasi Manusia saat melakukan peliputan, apalagi bila menyangkut potensi konflik dua kelompok massa.

Baca Juga: JMSI Sulawesi Tenggara dan AJI Kendari Desak Polisi Tangkap Pelaku Penikaman Jurnalis di Baubau

“Kami juga menggunakan metode mengungkap aktor dibalik ujaran kebencian, yakni liputan investigasi,” ujarnya.

Salah satu peserta Training Verifikasi Disiformasi, Ayu Safitri, mengaku sangat senang mengikuti kegiatan ini. Baginya, sebagai jurnalis baru, banyak ilmu yang didapatkan dalam training cek fakta ini.

"Khususnya untuk saya jurnalis baru, senang bisa ikut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini, banyak ilmu yang saya dapatkan dari orang-orang hebat yang ada di dalam kegiatan ini," ujarnya. (A)

Penulis: Fitrah Nugraha

Editor: Haerani Hambali

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS 

Baca Juga