KENDARI, TELISIK.ID - Mendapati bulan Muharram merupakan kenikmatan tersendiri bagi seorang mukmin. Karena bulan ini sarat dengan pahala dan ladang beramal bagi orang yang bersungguh-sungguh dalam mempersiapkan hari esoknya.

Ada beberapa amalan yang disunahkan di bulan Muharram, salah satunya adalah puasa. Meski sunnah, puasa Muharram merupakan puasa yang banyak dikerjakan setelah puasa pada bulan Ramadan.

Dikutip dari Hidayatullah.com, puasa Muharram merupakan puasa sunah yang lebih utama dari puasa pada bulan Sya'ban yang paling sering dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW.

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu bahwasanya Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda,”Yang paling utama dari puasa bulan Ramadan adalah (puasa) bulan Allah yang kalian sebut sebagai Al Muharram. Dan yang paling utama dari salat setelah salat fardhu adalah qiyamullail.” (Shahih Muslim [1163], 2/821).

Hadis di atas menunjukkan secara eksplisit, bahwasannya amalan puasa sunnah di bulan Muharram adalah puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan. (Lathai’if Al Ma’arif, hal. 77).