KENDARI, TELISIK.ID - Fenomena berburu Blbaliho bekas sebagai alat peraga kampanye (APK) pada masa tenang Pemilu, sudah menjadi tradisi yang lumrah terjadi di tengah masyarakat.

Berbagai tujuan pun juga dimaksudkan dalam upaya penurunan baliho mulai dari untuk dipakai sendiri, diperjual belikan kembali, atau sekedar untuk membersihkan pekarangan yang berada sekitar rumah.

Hendro (55), warga Jalan Gunung Meluhu Kelurahan Tobuuha, Kecamatan Puuwatu mengaku akan menggunakan baliho tersebut sebagai pelapis perabotan rumah.

“Kumpulkan saja balihohnya, yang besar bagus, bisa jadi pele-pelenya matahari (kanopi), untuk pelapis bangku, meja, daripada jadi sampah,” ujarnya sembari mencabuti rapi steples pada bingkai baliho, Minggu (11/2/2024)

Baca Juga: KPU Kota Kendari Gelar Bimtek Tungsura dan Kenalkan Sirekap