adplus-dvertising

Bocah 5 Tahun di NTT Tenggelam di Pantai

Berto Davids, telisik indonesia
Selasa, 08 Maret 2022
740 dilihat
Bocah 5 Tahun di NTT Tenggelam di Pantai
Korban saat dibawa ke Rumah Sakit. Foto: Ist.

" Seorang bocah bernama Fathan Muhidin (5) warga Desa Wuakerong, Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata, NTT, tewas tenggelam saat mandi di pantai "

LEMBATA, TELISIK.ID - Seorang bocah bernama Fathan Muhidin (5) warga Desa Wuakerong, Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata, NTT, tewas tenggelam saat mandi di pantai, Senin (7/3/2022).

Informasi yang diperoleh dari salah seorang saksi mata, Abdulah Kasim bahwa ia sempat melihat korban dan dua rekannya Abi Musa (5) dan Faizal (5) sedang mandi di laut.

Abdullah sendiri sedang menyelam di laut untuk memasang baling-baling kapal. Saat itu ia sempat menyuruh ketiga bocah itu pulang.


Namun ketiga bocah tersebut tidak mengindahkannya.

Setengah jam kemudian, Abdullah selesai memasang baling-baling kapal. Ia langsung berenang ke pantai untuk pulang ke rumah guna menyimpan jangkar.

Setibanya Abdullah di pantai, ia kaget karena hanya melihat dua orang anak yakni Abi Musa dan Faizal, sedangkan korban Fathan tidak terlihat.

Abdullah pun bertanya pada kedua anak tersebut (Abi Musa dan Faizal) soal keberadaan Fathan. Kedua bocah itu menjawab kalau Fathan hilang.

"Saya pun langsung melaporkan kejadian ini ke warga sekitar," kata Abdulah.

Kanit SPKT 1 Polsek Nagawutung, Bripka Abu Burhan yang menerima laporan dari warga kemudian ke lokasi kejadian bersama anggota membantu warga mencari korban.

Petang hari sekitar pukul 16.28 Wita, anak tersebut berhasil ditemukan dan langsung dibawa ke Puskesmas Loang, Kabupaten Lembata.

Setelah tiba di Puskesmas Loang, tim kesehatan melakukan tindakan medis, namun nyawa anak tersebut tidak bisa tertolong.

Baca Juga: Awal Tahun 2022, 270 Kasus Lakalantas Terjadi di Kupang NTT

Beda Bethan, tokoh masyarakat Desa Wuakerong saat ditemui mengaku mendapat kabar tenggelamnya Fathan Muhidin.

Saat kejadian, korban dan kedua temannya sedang bermain di sekitar pantai Wuakerong dan keadaan cuaca gelombang dan ombak deras.

Diduga saat itu korban terbawa arus ombak dan tenggelam.

Ia mengakui kalau warga Dusun C, Desa Wuakerong, melakukan upaya pencarian baik di laut dan sepanjang pinggir Pantai Wuakerong.

Korban ditemukan oleh Fandi Abdulah sudah dalam keadaan tidak sadarkan diri di pinggir pantai dekat muara.

"Upaya pencarian terhadap korban berlangsung sekitar 4 jam karena keadaan air laut yang keruh," katanya.

Baca Juga: Pamen Polairud Sulsel Diduga Cabuli Gadis 13 Tahun, Polisi: Kita Lidik

Pihak keluarga dalam hal ini ibu korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan bersedia membuat pernyataan bahwa kasus ini tidak dilanjutkan.

Direncanakan korban dimakamkan di Desa Babokerong, Kabupaten Lembata.

Kasat Reskrim Polres Lembata, Iptu John Blegur, SH yang dikonfirmasi Selasa (8/3/2022) mengaku kalau pihaknya sempat meminta keterangan dari sejumlah saksi namun keluarga korban ikhlas menerima kematian dan peristiwa yang terjadi murni kecelakaan laut saat korban bermain dan mandi di laut. (A)

Reporter: Berto Davids

Editor: Haerani Hambali

Baca Juga