adplus-dvertising

BPBD Bombana Utamakan Pencegahan Bencana

Hir Abrianto, telisik indonesia
Senin, 18 Juli 2022
596 dilihat
BPBD Bombana Utamakan Pencegahan Bencana
Media center dan call center layanan informasi penanggulangan bencana BPBD Bombana. Foto: Hir/Telisik

" Badan Penanggulangan akan mengutamakan pada pencegahan bencana dari pada penanganan "

BOMBANA, TELISIK.ID - Berubah kepemimpinan sebuah institusi, program kerja juga ikut berubah. Kali ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bombana lebih mengutamakan program pencegahan bencana.

Pada tanggal 9 Mei 2022 lalu, Hasdin Ratta menjabat sebagai Pelaksana Kepala BPBD mengisi kekosongan pimpinan yang ditinggal pensiun oleh Andi Syarifuddin. Kemudian pada tanggal 6 Juni 2022, Hasdin Ratta dikukuhkan sebagai Kepala BPBD definitif.

Hasdin Ratta, mengatakan, Badan Penanggulangan akan mengutamakan pada pencegahan bencana dari pada penanganan.


"Setelah saya disini, saya cek di perencanaan dan program kerja, persentase anggaran banyak terfokus pada penanganan bencana. Nah itu ke depan kita ubah dengan lebih maksimalkan pada pencegahan dengan melibatkan seluruh instansi terkait hingga ke desa-desa," ucapnya, Senin (18/7/2022).

Baca Juga: Pemda Manggarai Diadukan ke Komnas HAM, Ini Alasannya

Baca Juga: Bersaing dengan 8 Ribu Peserta, Gadis Asal Konawe Utara Ini Lolos Fakultas Kedokteran UI

Sementara untuk mempermudah penanganan jika terjadi bencana, BPBD juga meluncurkan Media Center untuk memudahkan masyarakat melaporkan situasi sehingga mendapatkan penanganan cepat dengan mengakses sambungan telepon 081333662022.

Menanggapi program kerja terbaru BPBD, Direktur Lembaga Kajian Pembanguna Daerah (LKPD) Sultra, Muhammad Arham menilai bahwa gerakan pencegahan adalah langkah yang tepat untuk memastikan hak keselamatan masyarakat Bombana.

"Ini adalah langkah positif bahwa BPBD harus mampu menganalisa daerah rawan bencana dan memutuskan langkah yang tepat untuk pencegahan, jangan seperti dulu, nanti ada bencana baru turun, itu pun tunggu laporan resmi dari pemerintah setempat," tegasnya. (B-Adv)

Penulis: Hir Abrianto

Editor: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga