KENDARI, TELISIK.ID - Ketimpangan gender di Sulawesi Tenggara makin menurun bila dibandingkan dengan tahun lalu. Indeks Ketimpangan Gender (IKG) tahun 2022 sebesar 0,490, turun 0,064 poin dibandingkan tahun 2021.

Kepala BPS Sulawesi Tenggara, Agnes Widiastuti menyebut, penurunan ini terjadi karena terjadi perbaikan pada dimensi kesehatan reproduksi dan dimensi pemberdayaan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang diperoleh Telisik.id dari laman sultra.bps.go.id, ketimpangan gender pada 2022 menjadi 0,490, turun dibandingkan 2021 yang di level 0,554.

Perbaikan dimensi kesehatan reproduksi dipengaruhi oleh perbaikan indikator perempuan melahirkan hidup tidak di fasilitas kesehatan yang turun dari 44,3 persen tahun 2021 menjadi 17,2 persen pada tahun 2022.

Perbaikan dimensi pemberdayaan dipengaruhi oleh perbaikan indikator persentase perempuan 25 tahun ke atas yang berpendidikan SMA ke atas yang meningkat lebih tinggi dibandingkan laki-laki.