KENDARI, TELISIK.ID - Sebanyak 64 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Sulawesi Tenggara berhasil mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2022. Anggaran sebesar itu terbagi menjadi dua yaitu untuk fisik dan non fisik.
DAK sendiri adalah dana yang dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) kepada daerah tertentu, dengan tujuan untuk membantu mendanai kegiatan khusus fisik yang merupakan urusan daerah dan sesuai dengan prioritas nasional.
Kabid SMK Dikbud Sulawesi Tenggara, J.H. Bawondes mengatakan, untuk DAK tahun ini yang paling banyak diperuntukan untuk fisik, sebesar 98 persen dari total penerima.
"Ada 61 sekolah yang mendapatkan DAK fisik, selebihnya itu non fisik saja. Di mana DAK fisik ini berfokus pada pembangunan sarana dan prasarana sekolah, seperti gedung dan lain sebagainya. Sedangkan non fisik itu pengadaan peralatan penunjang pendidikan, seperti komputer dan berbagai hal lainnya," ungkapnya, Senin (8/8/2022).
Penyaluran DAK itu dilakukan sebanyak tiga tahap, pertama, dilakukan pada Juli sampai awal Agustus 2022 dengan total penerimaan mencapai 25 persen dari anggaran DAK.
