Cerita Farhan, Mahasiswa Semester Akhir yang Menikmati Kemudahan Program JKN
Sigit Purnomo, telisik indonesia
Rabu, 26 Februari 2025
0 dilihat
Cerita seorang mahasiswa semester akhir, Farhan, yang merasakan kemudahan dalam berobat melalui program JKN. Foto: Ist
" Cerita Farhan (23), seorang mahasiswa semester akhir, yang tengah menghadapi tantangan kesehatan yang cukup berat sehingga harus dirawat di Rumah Sakit "

KENDARI, TELISIK.ID - Cerita Farhan (23), seorang mahasiswa semester akhir, yang tengah menghadapi tantangan kesehatan yang cukup berat sehingga harus dirawat di Rumah Sakit.
Farhan bercerita nyeri lambung yang tak tertahankan membuat tubuhnya lemas, tidak hanya rasa nyeri, ia juga mengalami muntah-muntah yang semakin memperburuk kondisinya hingga harus segera dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Ismoyo, Kendari.
“Saat itu nyerinya luar biasa, tubuh saya lemas sekali, dan saya khawatir jika tidak segera ditangani, kondisinya akan semakin parah,” ungkap Farhan.
Di IGD, dokter yang menangani Farhan memutuskan untuk melakukan tindakan medis tambahan berupa transfusi darah. Setelah melalui pemeriksaan, diketahui bahwa Farhan membutuhkan dua kantong darah untuk memulihkan kondisinya.
Setelah mendapatkan transfusi darah dan perawatan intensif, Farhan mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Meski demikian, ia mengaku perjuangan menghadapi masalah kesehatan ini bukanlah hal baru baginya. Farhan memiliki riwayat sakit lambung yang telah cukup lama dialaminya.
Bahkan setahun sebelumnya, ia menjalani pengobatan intensif akibat kondisi lambung yang dipicu oleh kecemasan berlebihan atau Anxiety-Induced Stomach Pain.
Masalah ini tidak hanya memengaruhi fisiknya tetapi juga berdampak pada aktivitas sehari-harinya, termasuk pola tidurnya yang terganggu.
Baca Juga: JKN Bantu Biaya Terapi Anak dengan Keterlambatan Bicara di Kendari
“Saya sering merasakan ketidaknyamanan di lambung, terutama jika ada tekanan atau kecemasan yang berlebihan. Sekarang, menjelang penyelesaian skripsi dan Kuliah Kerja Nyata (KKN), saya semakin sering merasa sakit karena beban pikiran yang berat,” jelas Farhan.
Anxiety-Induced Stomach Pain adalah rasa sakit atau ketidaknyamanan lambung yang timbul akibat kecemasan berlebihan.
Farhan merasa sangat terbantu dengan adanya Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Ia menjelaskan bahwa layanan yang diterimanya sangat memadai dan mampu meringankan beban finansialnya.
Semua kebutuhan medisnya, mulai dari pemeriksaan di IGD, transfusi darah, hingga rawat inap, ditanggung sepenuhnya oleh Program JKN.
“Program JKN benar-benar membantu saya, bukan hanya dari segi biaya, tetapi juga memberikan ketenangan. Saya tidak perlu khawatir lagi soal biaya ketika harus berobat,” katanya.
Kini kondisi Farhan perlahan membaik. Meskipun ia masih harus menyesuaikan pola makan dengan makan dalam porsi kecil setiap dua jam, ia sudah mulai merasa lebih baik.
Selain itu, ia juga sudah bisa kembali tidur dengan nyenyak, sesuatu yang sebelumnya sulit dilakukan akibat nyeri lambung yang menyiksanya.
“Saya sangat bersyukur dengan pelayanan yang diberikan. Mulai dari IGD hingga ruang perawatan, semuanya baik. Pelayanannya cepat, ruangannya juga nyaman,” tambahnya.
Farhan tak lupa menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Program JKN yang telah memberikan banyak manfaat dalam proses penyembuhannya.
Ia juga berharap program ini terus berkembang sehingga dapat membantu lebih banyak masyarakat Indonesia.
“Program JKN ini benar-benar memberi dampak besar. Saya berharap program ini terus berjalan dengan baik dan semakin mempermudah masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,” tuturnya.
Meskipun masih dalam masa pemulihan, Farhan bertekad untuk menyelesaikan tugas akademiknya. Ia berharap bisa menyelesaikan skripsinya tepat waktu dan menjalani KKN dengan lancar meskipun kondisi kesehatannya belum sepenuhnya pulih.
Baca Juga: BPJS Kesehatan Rangkul Stakeholders Wujudkan Ekosistem JKN Tanpa Kecurangan
Cerita Farhan adalah salah satu dari sekian banyak bukti nyata bahwa Program JKN tidak hanya memberikan akses kesehatan yang setara bagi seluruh masyarakat tetapi juga memastikan kualitas pelayanan yang baik.
“Semoga program ini menjadi andalan bagi masyarakat yang membutuhkan dukungan kesehatan tanpa harus terbebani masalah biaya dan dukungan berkelanjutan terhadap Program JKN menjadi penting agar manfaatnya terus dirasakan oleh masyarakat di seluruh Indonesia,” tutupnya.
Melalui kisah Farhan, dapat dilihat bahwa Program JKN telah menjadi solusi nyata bagi masyarakat dari berbagai latar belakang.
Tidak hanya memberikan kemudahan dalam akses layanan kesehatan, tetapi program ini juga memastikan setiap peserta mendapatkan layanan yang bermutu, setara, dan tanpa diskriminasi. Adv
Penulis: Sigit Purnomo
Editor: Fitrah Nugraha
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS