KENDARI, TELISIK.ID - Dinas Koperasi UMKM Provinsi Sultra tengah membentuk pendamping Kredit Usaha Rakyat (KUR). Hal tersebut sesuai arahan Kementerian Koperasi dan UMKM.
Sekretaris Dinas (Sekdis) Koperasi UMKM Provinsi Sultra, La Isnain Lakimi mengatakan, meski baru tiga bulan dibentuk, namun para pendamping KUR telah memberi hasil yang positif.
Pendamping KUR dinilai cukup membantu penguatan modal para pelaku-pelaku UMKM. Secara teknis, para pelaku koperasi dan UMKM yang menginginkan modal itu lebih mudah lewat para pendamping KUR ini.
"Mereka itu yang urus berkas dari A sampai Z lalu disampaikan ke bank. Makanya sangat kita butuhkan dan jadi salah satu program andalan kita," ujar La Isnain, baru-baru ini .
Untuk sementara ini kata La Isnain, di Provinsi Sultra, pendamping KUR masih terbatas hanya ada di Kota Kendari. Total ada 11 orang yang di-SK-kan oleh Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM.
