adplus-dvertising

Demo Tolak Omnibus Law, Lippo Plaza Kendari Tutup

Muhammad Israjab, telisik indonesia
Kamis, 08 Oktober 2020
10149 dilihat
Demo Tolak Omnibus Law, Lippo Plaza Kendari Tutup
Lippo Plaza Kendari hari ini tutup untuk mengantisipasi dampak dari aksi demonstrasi penolakan UU Cipta Kerja. Foto: Ist.

" Sebagai kompensasi terhambatnya operasional tenant (penyewa), maka kami akan menormalkan jam operasional di weekend minggu ini (pkl 10.00 s/d 22.00) sebagaimana surat yang telah kami sampaikan sebelumnya. "

KENDARI, TELISIK.ID - Adanya agenda demonstrasi besar-besaran oleh sejumlah elemen, baik dari masyarakat dan mahasiswa untuk menolak Undang-Undang Omnibus Law (Cipta Kerja) di Kota Kendari, membuat pusat perbelanjaan tutup.

Seperti keterangan yang dikeluarkan oleh Building Management Lippo Plaza Kendari,  Hendro Saksono bahwa untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan saat demonstrasi, maka pihak menajemen menutup sementara semua aktivitasnya.

"Sehubungan dinamika yang berkembang terkait disahkannya UU Omnibus Law dan info dari pihak keamanan tentang rencana demo besar-besaran di Kendari Kamis 8 Oktober 2020, maka untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan seperti pemaksaan terhadap seluruh karyawan untuk turun ke jalan, maka kami memutuskan Lippo Kendari tutup operasional di tanggal 8 Oktober 2020," bunyi surat tertanggal 7 Oktober 2020.


Baca juga: PT PELNI Belum Berlakukan Rapid Test untuk Penumpang KFC Jetliner

"Sebagai kompensasi terhambatnya operasional tenant (penyewa), maka kami akan menormalkan jam operasional di weekend minggu ini (pkl 10.00 s/d 22.00) sebagaimana surat yang telah kami sampaikan sebelumnya," sambungnya.

Pihak Lippo menerangkan bahwa hal ini dilakukan untuk menghindari adanya kerugian bagi tenant dan Casual Leasing di Lippo Plaza Kendari.

Diketahui bahwa demonstrasi besar-besaran bukan hanya terjadi di Kota Kendari namun akan berlangsung hampir di seluruh Indonesia. Ini sudah berlangsung sejak 6 Oktober lalu, dan mencapai puncaknya Kamis 8 Oktober 2020. (B)

Reporter: Muhammad Israjab

Editor: Haerani Hambali

TAG:
Artikel Terkait
Baca Juga