Derita Mahasiswa Tingkat Akhir, di Masa Pandemi COVID-19

Ahmad Sadar, telisik indonesia
Kamis, 01 Oktober 2020
0 dilihat
Derita Mahasiswa Tingkat Akhir, di Masa Pandemi COVID-19
Ilustrasi mahasiswa sedang mengerjakan Skripsi. Foto: Repro Google

" Dosennya sulit ditemui sebab pergerakannya terbatas dengan masa pandemi COVID-19 begini dan kita juga tidak bisa melakukan apa-apa, cukup menunggu saja di kampus, berharap bisa temui dosennya. "

KENDARI, TELISIK.ID - Rinal (Nama disamarkan) adalah mahasiswa tingkat akhir yang saat ini sedang berjuang menyelesaikan studi kuliah di universitas ternama Kota Kendari.

Masa pandemi COVID-19 membuatnya harus bekerja ekstra dalam proses menyelesaikan tugas akhir skripsi yang saat ini ia kerjakan.

"Dosennya sulit ditemui sebab pergerakannya terbatas dengan masa pandemi COVID-19 begini dan kita juga tidak bisa melakukan apa-apa, cukup menunggu saja di kampus, berharap bisa temui dosennya," ujar Rinal yang saat itu sedang menunggu dosen pembimbingnya.

Selain itu, lanjut Rinal (24) dengan membludaknya kasus positif COVID-19 saat ini, menjadi alasan sejumlah dosen dan mahasiswa memilih menjaga jarak, terkecuali urusan penting seperti contohnya urusan tanda tangan. Selebihnya serba online.

"Pokonya, lapar, ngantuk, haus bercampur menjadi satu, itu pun kita menunggu terkadang dosennya tak kunjung datang," ucap Rinal, Kamis (1/10/2020).

Baca juga: Perempuan Opak

Mahasiswa tingkat akhir ini mengungkapkan, menunggu dari jam 07:30 Wita, hingga 16:50 Wita hal biasa ia lakukan bersama rekan seperjuangannya.

Kemudian Rinal menambahkan, biaya pengurusan serba mahal, sehingga tak jarang revisi skripsi yang sedang ia garap seringkali terbengkalai.

Ia mengaku, kedua orang tuanya bekerja sebagai petani di kampung halaman. Bukan hanya itu, mahasiswa yang tinggal di seberang Kota Kendari ini juga mengaku mencoba mencari pekerjaan namun dampak COVID-19 nampak sulit menemukan pekerjaan yang cocok untuknya.

"Ya mau diapa, uang kiriman di kampung juga terbatas, biaya print mahal, makanya kadang sering terbengkalai itu urusan, apa lagi masa pandemi COVID-19 begini kasian, orang tua juga setengah mati cari uang," pungkasnya. (B)

Reporter: Ahmad Sadar

Editor: Kardin

TAG:
Baca Juga