BUTON TENGAH, TELISIK.ID - Desa Terapung Kecamatan Mawasangka Kabupaten Buton Tengah, miliki cara tersendiri untuk menangani mewabahnya virus Corona atau COVID-19.

Kepala Desa Terapung, Pamarudin,  bersama warganya secara swadaya bersama-sama membangun fasilitas cuci tangan di beberapa ruang publik yang belum ada di desa lain. Selain itu juga, menerapkan isolasi mandiri di rumah bagi warganya yang baru tiba dari perantauan.

Baca juga: OTG COVID-19 di Sultra, Sebanyak 21 Orang

"Secara swadaya kami bangun tempat cuci tangan sederhana, hanya menggunakan galon dan sabun cair untuk mencuci tangan. Disimpan pada fasilitas umum, seperti mesjid, kantor desa dan kios warga. Sehingga sebelum dan sesudah mereka beraktifitas baik itu belanja atau membeli mesti cuci tangan," katanya, Jumat (3/4/2020).

"Kami sangat tanggap, setelah adanya surat edaran pertama itu, kami langsung  melakukan rapat dengan aparat desa. Setelah itu, bagi warga yang baru tiba dari luar daerah kami usahakan agar dilakukan isolasi mandiri dan pemeriksaan suhu tubuh oleh puskesmas," sambungnya.