KENDARI, TELISIK.ID - Platform Merdeka Mengajar (PMM) menjadi pintu masuk adopsi teknologi digital sektor pendidikan. Platform tersebut merupakan upaya transformasi pendidikan berbasis digital di Indonesia, sebagai teman penggerak bagi guru dalam mengajar, belajar, dan berkarya.
Di Sulawesi Tenggara sendiri, semua guru termasuk di dalamnya guru SMA, telah diwajibkan untuk membuat aksi nyata yang diupload melalui PMM. Sehingga para guru dapat memahami dan berlatih secara mandiri dengan mentor online.
Kepala Dinas Dikbud Sultra, Yusmin, mengoptimalkan penerapan kurikulum Merdeka Belajar melalui aksi nyata guru dan siswa. Dikbud Sulawesi Tenggara memperoleh peringkat 5 aktifasi akun ID platform Merdeka Belajar guru SMA se-Indonesia.
Baca Juga: Dikbud dan FKO Sulawesi Tenggara Peringati Hari Pahlawan di TMP Kota Kendari
“Kali pertama menjabat Kepala Dinas Dikbud Sultra, saya berusaha melakukan banyak pembenahan. Mengingat penerapan merdeka belajar belum cukup optimal pelaksanaannya,” jelasnya.
