adplus-dvertising

Dinas Kebudayaan Sleman Gelar Pertunjukan Wayang Orang Secara Daring

Affan Safani Adham, telisik indonesia
Sabtu, 06 Juni 2020
1201 dilihat
Dinas Kebudayaan Sleman Gelar Pertunjukan Wayang Orang Secara Daring
Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, HY Aji Wulantara, SH, M.Hum, selalu tayangkan pertunjukan budaya secara daring selama masa pandemi COVID-19. Foto: Affan Safani Adham/Telisik

" Serta senantiasa waspada dengan berbagai kemungkinan dengan bersikap secara arif dan bijaksana, menekankan pada kebaikan bersama dan bukan saling merasa egois mementingkan dirinya sendiri. "

SLEMAN, TELISIK.ID - Pada Sabtu (6/6/2020) pukul 20.00 WIB malam nanti, Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, DIY, kembali akan menayangkan pertunjukan budaya secara daring melalui kanal YouTube Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman.

Kali ini, Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman akan menampilkan wayang wong (wayang orang) dengan lakon "Anoman Kembar".

Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, HY Aji Wulantara, SH, M.Hum, di kantornya Jl KRT Pringgodiningrat No.11 Beran, Tridadi, Sleman, Sabtu (6/6/2020), menjelaskan, meskipun tidak terkait langsung dengan aksi penanganan pandemi COVID-19 tapi Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman berupaya untuk turut memberikan andil dan kontribusi nyata dalam membantu menciptakan suasana yang kondusif di lingkungan masyarakat.


Di antaranya selain memberikan hiburan secara rutin berupa atraksi budaya secara daring agar masyarakat merasa betah dan nyaman tinggal di rumah pada masa pandemi COVID-19 ini, pihaknya juga menekankan pada ajakan untuk mengimplementasikan beberapa pitutur luhur yang notabene merupakan modal sosial yang fundamental bagi masyarakat Jawa pada khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya.

Baca juga: BPKAD Sultra Buka-bukaan Soal Dana COVID-19 Rp 400 Miliar

Di antara beberapa pitutur luhur tersebut adalah "eling lan waspada" yang mengamanatkan agar masyarakat senantiasa menyadari bahwa apa-apa yang diberikan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa kepada manusia pada dasarnya merupakan ujian untuk bisa menempuh kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.

Termasuk adanya pandemi COVID-19 ini juga merupakan ujian agar manusia senantiasa bisa menjalani kehidupan dengan menekankan pada pola hidup bersih dan sehat.

"Serta senantiasa waspada dengan berbagai kemungkinan dengan bersikap secara arif dan bijaksana, menekankan pada kebaikan bersama dan bukan saling merasa egois mementingkan dirinya sendiri," ungkap Aji Wulantara.

Selain itu, tata nilai dan norma kebersamaan serta gotong-royong yang selama ini menjadi modal sosial yang fundamental bagi bangsa Indonesia.

Baca juga: Dosen di Yogyakarta Kembangkan Pembelajaran Mandiri Melalui Video

Maka, dalam menghadapi pandemi COVID-19 ini perlu dikokohkan dan ditumbuhkembangkan kembali.

"Jangan sampai dengan adanya pandemi COVID-19 ini semangat kebersamaan dan gotong-royong antar warga masyarakat justru malah melemah atau bahkan luntur," kata Aji Wulantara.

Malam Minggu nanti mulai pukul 20.00 WIB melalui kanal Youtube Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman masyarakat diharapkan di rumah saja untuk nonton wayang orang dengan tetap menaati protokol kesehatan dalam menghadapi pandemi COVID-19, jaga jarak, pakai masker, cuci tangan dengan sabun dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Reporter: Affan Safani Adham

Editor: Haerani Hambali

Artikel Terkait
Baca Juga