adplus-dvertising

Dinilai Kurang Membantu, Sejumlah Warga Keluhkan BLT BBM Tahap 1

Nur Khumairah Sholeha Hasan, telisik indonesia
Selasa, 20 September 2022
289 dilihat
Dinilai Kurang Membantu, Sejumlah Warga Keluhkan BLT BBM Tahap 1
Suasana penyaluran BLT BBM Tahap 1 yang disalurkan di Kantor Pos Cabang Umum di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Anaiwoi, Kota Kendari. Foto: Nur Khumairah/Telisik

" Cairnya dana BLT BBM merupakan penggabungan dari jumlah dana yang rencananya akan diberikan pada September dan Oktober 2022 mendatang "

KENDARI, TELISIK.ID - Sejak ditetapkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) seluruh Indonesia, pemerintah memberikan jalan alternatif melalui Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dicairkan melalui Kantor Pos.

Pada September 2022 ini, penyaluran atau pencairan BLT BBM tersebut masuk ke dalam tahap 1 penyaluran, cairnya dana BLT BBM merupakan penggabungan dari jumlah dana yang rencananya akan diberikan pada September dan Oktober 2022 mendatang.

Jumlah BLT yang diberikan pada masing-masing penerima bantuan sebesar Rp 300 ribu. Kepala Kantor Cabang Umum (KCU) PT Pos Kendari, Wildan Hamdani mengatakan, pencairan BLT saat ini hanya berupa uang.


Saat di lapangan, puluhan warga dari beberapa kecamatan sudah mengantri sejak pagi hari. Meski sebagian dari mereka sendiri tak kebagian kursi saat mengantri, tak menyurutkan semangatnya untuk menunggu namanya dipanggil. Saat di lapangan, bahkan tak sedikit wanita lansia ikut mengantri sembari ditemani oleh keluarganya demi mendapatkan bantuan.

Salah seorang warga yang sedang mengantri, Wamia mengatakan, jika bantuan tersebut juga kurang berdampak.

Baca Juga: Sudah Terealisasi 94 Persen, Warga Sebut Dampak BLT BBM Sangat Kecil

"Kalau bantuannya, saya rasa kurang. Jika dilihat harga sembako serta kondisi keuangan tiap rumah tangga pasti berbeda," tuturnya, Senin (20/9/2022).

Komentar yang tidak jauh berbeda dikatakan oleh seorang warga lainnya, Maryono jika bantuan sebesar Rp 300 ribu tersebut kurang, namun hal tersebut ia tetap syukuri.

"Kalau berbanding dengan kenaikan BBM tidak sebanding, kita ke mana-mana naik motor, tiap bawa pasti isi bensin, bahkan sehari bisa 3 kali mengantri di SPBU," ujarnya.

Ia mengaku jika hal itu memang sangat berdampak, tetapi lebih baik ketimbang tak mendapatkan sama sekali.

Baca Juga: Jelang Akhir Masa Jabatan, Wakil Wali Kota Kendari Mulai Pamitan

Sebelumnya BLT BBM cair pada 8 September 2022 lalu sebesar Rp 500 ribu disertai dengan paket sembako. Penerima bantuan ini berbeda dengan bantuan sebelumnya yang hanya menerima uang saja.

Kepala Kantor Cabang Umum (KCU) PT Pos Kendari, Wildan Hamdani mengatakan, untuk Sulawesi Tenggara sendiri jumlah penerima bantuan seluruhnya mencapai 189.248 ribu warga dengan Kantor Pos Pelayanan yang disediakan pada 176 Kabupaten Kota se-Sultra sebanyak 53 Kantor Cabang Pembantu (KCP) dan satu Kantor Cabang (KC) di Kota Baubau dan satu Kantor Cabang Utama (KCU) di Kota Kendari.

"Alhamdulillah, hari pertama penyaluran BLT BBM, berjalan lancar, tertib dan tetap menerapkan protokol kesehatan. Warga penerima bantuan dengan membawa KTP," tutupnya. (A)

Penulis: Nur Khumairah Sholeha Hasan

Editor: Kardin

Artikel Terkait
Baca Juga