BOMBANA, TELISIK.ID – Rencana operasional PT Bumi Silika Bombana (BSB) di wilayah Poleang Selatan, Kabupaten Bombana, kembali menuai penolakan keras.

Kali ini, suara penolakan datang dari Ikatan Mahasiswa Pelajar Indonesia Bombana (IMPIB) Kendari yang secara tegas menyatakan penolakannya terhadap kehadiran perusahaan tambang tersebut di daerah yang dikenal dengan keindahan alam dan potensi ekonominya.

Dalam pernyataan resminya, Ketua Umum IMPIB Kendari, Asri Ainun, menyampaikan kekhawatiran atas dampak buruk yang mungkin timbul dari aktivitas pertambangan di kawasan tersebut. Ia menyoroti lokasi tambang yang berada di sekitar Bukit Teletabis, wilayah yang selama ini menjadi tempat penggembalaan ternak sekaligus objek wisata alam kebanggaan masyarakat lokal.

“Jika aktivitas hauling kendaraan perusahaan berlangsung, keselamatan ternak dan warga sangat terancam. Ini bukan hanya soal ekonomi, tapi juga menyangkut identitas desa kami,” ujar Ainun, Sabtu (3/5/2025).

Puncak Teletabis sendiri merupakan salah satu tempat wisata alam yang sering dikunjungi masyarakat, baik dari dalam maupun luar daerah Poleang Selatan. Dikenal karena suasananya yang tenang dan pemandangannya yang memanjakan mata, tempat ini telah menjadi ikon wisata Bombana.