KENDARI, TELISIK.ID - PDAM Kendari menanggapi permasalahan distribusi air yang seringkali mengalami keterlambatan, air keruh dan berbau.

Aliran air PDAM Kendari ini ada 4 sumber mata air yakni di Pohara, Wanggu, Anggoeya dan  Matabondu.

Saat ini pihak PDAM sedang mencoba mencari pola waktu pengaliran di satu wilayah yang tadinya istirahat satu hari menjadi tiga hari. Hal ini dilakukan agar wilayah-wilayah yang lain dapat dilayani dengan durasi waktu yang lama dari pengalirannya.

Misalnya di daerah Wua-Wua, dikasih waktu pengaliran 24 jam, sekarang dikasih waktu 2 kali dalam 24 jam, sehingga wilayah-wilayah ketinggian bisa teraliri air secara optimal. Sementara untuk daerah Kota masih tetap dalam waktu 24 jam, Puuwatu dan Mandonga 24 jam.

Saat ini angka kehilangan air sampai 70 persen di masyarakat. Sementara terdistribusi ke masyarakat hanya 25 persen persen saja di lapangan.