adplus-dvertising

Ditinggal Suami, Ibu Penjual Jagung Rebus Berjuang Sekolahkan Kedua Anaknya

Ahmad Sadar, telisik indonesia
Kamis, 19 November 2020
944 dilihat
Ditinggal Suami, Ibu Penjual Jagung Rebus Berjuang Sekolahkan Kedua Anaknya
Ibu Ati, penjual jagung rebus yang berjuang kuliahkan kedua anaknya. Foto: Sadar/Telisik

" Walaupun satu harinya itu dapat Rp 150 ribu, tapi Alhamdulillah saya bisa kuliahkan juga anak-anakku kasian. Saya tabung-tabung uangnya untuk mereka. "

KENDARI, TELISIK.ID - Sebut saja Ibu Ati (Nama disamarkan), ia seorang penjual jagung rebus yang tengah berjuang untuk sekolahkan kedua anaknya, yang saat ini sedang kuliah.

Dengan senyum ramah yang tergaris di wajahnya, Ibu Ati (37) tampak hikmat melayani para pembeli di kawasan pinggir jalan pembangunan Kota Kendari tempat ia menjajakan jualannya.

Saat itu, Kamis (19/11/2020), tepat pada pukul 12.00 Wita siang, sengatan matahari terasa panas menyinari perjuangan Ibu dengan dua orang anak ini. Telisk.id pun menghampiri dan berkesempatan ngobrol dengannya.


Ati, sang ibu penjual jagung ini mengungkapkan, hasil dari berjualan jagung rebus yang diperolehnya bukan untuk membeli apa yang dia inginkan, tapi ia memilih untuk menabungnya demi membiayai kedua anaknya yang saat ini tengah duduk di bangku perkuliahan.

Baca juga: Cerita Pilu Pengusaha Fotokopi Biayai Empat Adiknya di Tengah Pandemi

"Walaupun satu harinya itu dapat Rp 150 ribu, tapi Alhamdulillah saya bisa kuliahkan juga anak-anakku kasian. Saya tabung-tabung uangnya untuk mereka," ujarnya.

Apa lagi, kata dia, ia telah lama berpisah dengan suami tercintanya, sehingga membuatnya lebih bekerja keras untuk membiayai kedua buah hatinya itu.

Ibu Ati saat ini tinggal bersama anaknya, tepatnya di kecamatan Kendari Barat, yang hanya beberapa langkah dari tempat ia menjajakan dagangannya.

Selain itu, berangkat dari keperluan kuliah yang tidak sedikit dari kedua anaknya tersebut, Ibu Ati kini tak hanya menjajakan dagangannya di satu tempat saja, namun sering kali ia berkeliling di beberapa tempat keramaian di sekitar tempat jualannya. (B)

Reporter: Ahmad Sadar

Editor: Fitrah Nugraha

TAG:
Baca Juga