adplus-dvertising

Dua Kali Unjuk Rasa, Massa Aksi Tak Berhasil Bertemu Bupati

Aris, telisik indonesia
Rabu, 29 September 2021
836 dilihat
Dua Kali Unjuk Rasa, Massa Aksi Tak Berhasil Bertemu Bupati
Unjuk rasa di Sekretariat Daerah Buton Utara. Foto: Aris/Telisik

" Aksi unjuk rasa kali ini merupakan kelanjutan aksi unjuk rasa sebelumnya. "

BUTON UTARA, TELISIK.ID - Kelompok massa yang menamai diri Asosiasi Pemerhati Lingkungan Buton Utara (Butur) kembali menggelar aksi unjuk rasa di kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Butur, di Kecamatan Kulisusu, Jln. Saraea, Rabu (29/9/2021).

Dari pantauan di lokasi, aksi unjuk rasa kali ini merupakan kelanjutan aksi unjuk rasa sebelumnya, yakni pada Senin (27/9/2021).

"Gerakan yang kami bangun hari ini adalah gerakan yang kedua kalinya," kata koordinator aksi unjuk rasa, Ricky Lipu.


Massa aksi yang tergabung dalam Asosiasi Pemerhati Lingkungan Butur ini menuntut Bupati Butur untuk mengeluarkan surat rekomendasi penutupan dan pembongkaran bangunan industri Asphalt Mixing Plant (AMP) milik PT. Buton Karya Kontruksi yang terindikasi melanggar Peraturan Daerah (Perda) Butur Nomor 51 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2012-2032.

Diketahui, AMP milik PT. Buton Karya Konstruksi terletak di Desa Eelahaji, Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Butur.

Menurut Ricky, seharusnya AMP tersebut dibangun di luar Kecamatan Kulisusu, yakni di Kecamatan Kulisusu Barat dan Kecamatan Kulisusu Utara sesuai dengan Perda Butur Nomor 51 Tahun 2012 Tentang RTRW 2012-2032.

Baca juga: Capai Passing Grade di SKD, Belum Tentu Bisa Ikut SKB

Baca juga: Banyak Daerah Turun Level, Kasus Harian COVID-19 di Jatim Menurun Drastis

"Sudah dua kali kami melakukan aksi. Seharusnya bupati menemui kami dengan baik-baik," kata Ricky dalam orasinya.

Massa aksi lainnya, Ari Wasolo mengatakan, maksud unjuk rasa mereka adalah menindaklanjuti kesepakatan pada Senin (26/9/2021) untuk bertemu Bupati Butur, Muhammad Ridwan Zakariah.

Aksi unjuk rasa ini sempat diwarnai saling dorong antara pengunjuk rasa dan anggota Satpol PP.

Koordinator aksi berusaha masuk ke dalam ruangan Sekretariat Daerah Butur untuk menemui bupati.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Butur, La Ode Muhammad Karya Jaya Hasan yang menemui pengunjuk rasa mengatakan, Bupati Butur, Muhammad Ridwan Zakariah sedang menghadiri undangan Kepolisian Resor Butur dalam acara sarasehan, diskusi dan deklarasi damai kebhinekaan.

"Terkait dengan aksi teman-teman hari ini bertepatan dengan acara deklarasi damai," kata Muhammad Karya Jaya Hasan saat berdialog dengan para pengunjuk rasa.

Untuk diketahui, pada Senin (26/9/2021), massa juga melakukan unjuk rasa, namun tidak bertemu dengan Bupati Butur karena sedang tidak berada di kantornya. (A)

Reporter: Aris

Editor: Haerani Hambali

Baca Juga