adplus-dvertising

Formasi Mewah Man City Siap Buat Chelsea Menangis di Final Liga Champions Esok

Ibnu Sina Ali Hakim, telisik indonesia
Sabtu, 29 Mei 2021
842 dilihat
Formasi Mewah Man City Siap Buat Chelsea Menangis di Final Liga Champions Esok
Pemain Man City. Foto: Repro Reuters

" Dengan skuad mewah bermentalkan juara, City berpotensi menutup musim The Blues tanpa gelar "

MANCHESTER, TELISIK.ID - Skuad mewah Manchester City bisa menjadi batu sandungan bahkan bisa buat pemain Chelsea menangis di Final liga Champions dini hari esok.

Dilansir dari Goal.com, Manchester City punya ambisi besar untuk membuat sejarah pada akhir pekan ini ketika pasukan Pep Guardiola itu menghadapi Chelsea di final Liga Champions untuk pertama kalinya.

City menjalani musim ini dengan menakjubkan. Selain memenangkan Liga Primer Inggris dan Carabao Cup serta semi-final Piala FA, mereka ingin menghadirkan trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub.


Tim yang dihadapi City memang tidak mudah, apalagi Chelsea mengalahkan The Citizens dua kali. Klub besutan Thomas Tuchel itu menang 2-1 di Liga Primer dan mengalahkan sang rival 1-0 di semi-final Piala FA.

Dengan skuad mewah bermentalkan juara, City berpotensi menutup musim The Blues tanpa gelar.

Guardiola memiliki skuad yang full sehingga setiap pemain yang akan diturunkan di Estadio Dragao, Porto, Minggu (30/5/2021) dini hari WIB, bisa dalam kondisi yang fit.

Posisi penjaga gawang di starting pastinya layak diberikan kepada Ederson, yang menjalani musim luar biasa dengan membuat 26 clean sheet dari 47 pertandingan. Kiper asal Brasil itu mendapat penghargaan Tangan Emas Liga Primer berkat peforma apiknya dalam 36 penampilan di liga.

Baca Juga: Inzaghi Siap Gantikan Antonio Conte Latih Inter Milan

Kyle Walker akan dipastikan mengisi posisi bek kanan. Ia adalah pemain yangc epat, kuat, dan hebat dalam menguasai bola. Dengan kecepatannya, ia akan menjadi kunci tim untuk menghentikan serangan balik Chelsea.

Performa apik Oleksandr Zinchenko bisa membuat Joao Cancelo tidak masuk skuat inti. Guardiola memiliki keputusan yang berat untuk memilih di antara keduanya, namun pemain asal Ukraina itu punya peluang yang lebih besar untuk mengisi posisi bek kiri.

Ruben Dias dan John Stones akan dipasang sebagai duet di lini pertahanan tim. Jika fit, keduanya dipastikan akan tampil sebagai starter, apalagi kemitraan mereka terbukti impresif sepanjang musim ini.

Musim ini adalah musim terbaik Rodri dengan kostum City dan ia pernah menggantikan posisi Fernandinho, namun pemain berpengalaman itu yang tampaknya akan dipasang setelah ia menunjukkan penampilan yang mengesankan di semi-final lawan Paris Saint-Germain.

Ilkay Gundogan, pencetak gol terbanyak City musim ini, telah mengurangi kekhawatiran akan cedera sehingga ia berpeluang mengambil tempatnya di lini tengah bersama Bernardo Silva, yang tidak terkalahkan dalam 26 pertandingan terakhir Liga Champions yang dimainkan serta memiliki energi dan kunci kerja untuk memenangkan kembali bola dengan cepat.

Tampaknya tidak ada ruang bagi Sergio Aguero untuk masuk ke dalam starting XI sehingga striker asal Argentina itu hanya akan dipasang sebagai pemain cadangan.

Baca Juga: Barcelona, Madrid, dan Juventus Serang UEFA

Kevin De Bruyne akan melanjutkan perannya sebagai false nine, dengan Riyad Mahrez dan Phil Foden akan memberikan dukungan dari sisi sayap.

De Bruyne, pemain paling penting di klub, memiliki motivasi yang esktra melawan mantan klubnya. Sementara itu, Mahrez mencetak gol-gol kunci di perempat-final dan semi-final sehingga ia layak diandalkan. Foden akan menjadi pemain Inggris termuda ketiga yang menjadi starter di final Liga Champions.

Dilansir dari Cnnindonesia.com, kemenangan atas Chelsea akan memastikan Man City meraih gelar Liga Champions pertama sejak klub itu didirikan 141 tahun silam. Trofi Liga Champions juga otomatis akan bersanding dengan gelar Piala Liga dan Liga Inggris.

Jika mampu menang atas Chelsea maka Man City akan mengukir treble winner kedua di era Guardiola. Pada musim 2018/2019, Guardiola berhasil mempersembahkan gelar Piala Liga, Piala FA, dan Liga Inggris.

Namun, treble winner musim ini akan terasa lebih baik buat Man City andai mampu diwujudkan. Hal ini dikarenakan Man City bakal mengawinkan gelar Liga Inggris dan Piala Liga Inggris dengan trofi paling prestisius di benua Eropa, Liga Champions. (C)

Reporter: Ibnu Sina Ali Hakim

Editor: Haerani Hambali

Baca Juga