adplus-dvertising

Gagal Lolos ke Final Piala Asia U-23 2022, Ini Hikmah Bagi Pemain Timnas Indonesia U-23

Fitrah Nugraha, telisik indonesia
Sabtu, 30 Oktober 2021
733 dilihat
Gagal Lolos ke Final Piala Asia U-23 2022, Ini Hikmah Bagi Pemain Timnas Indonesia U-23
Skuad Timnas Indonesia U-23. Foto: dok. PSSI

" Semangat pantang menyerah merupakan modal bertarung di ajang-ajang ke depan. "

JAKARTA, TELISIK.ID - Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23 tumbang 0-1 dari Timnas Australia U-23 di leg kedua Grup G Kualifikasi Piala Asia U-23 2022, Jumat (29/10/2021) malam WIB.

Melansir dari okezone.com, hasil itu membuat peluang Timnas Indonesia U-23 ke putaran final Piala Asia U-23 2022 telah berakhir lantaran secara agregat Garuda Muda kalah 2-4 dari Timnas Australia U-23.

Kendati demikian, pemain Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23, Marselino Ferdinan, mendapatkan hikmah setelah timnya gagal lolos ke Piala Asia U-23 2022.


Menurut gelandang Persebaya Surabaya ini, semangat pantang menyerah merupakan modal bertarung di ajang-ajang ke depan.

Marselino Ferdinan juga menyebut dua laga kontra Australia bisa menjadi pelajaran bagi fisik para pemain Indonesia untuk berkembang ke depan.

Jelas, kata dia, ini merupakan modal positif bagi pemain-pemain Timnas Indonesia U-23.

“Pelajarannya ya pertama pantang menyerah meski lawan di atas kita, kita tetap membuktikan,” kata Marselino Ferdinan usai pertandingan, dikutip dari keterangan pers yang diterima MPI.

Baca juga: Gagal Lolos ke Piala Asia U-23 2022, Ini Jalan Pertandingan Garuda Muda Kalah Lawan Timnas Australia

Baca juga: 5 Calon Pelatih Barcelona Pengganti Ronald Koeman, Nomor 1 Jadi Terkuat

“Bagus, (menjadi pelajaran) anak-anak untuk fisiknya, untuk event ke depannya kita sudah terbentuk dan bisa menang atau menjuarainya,” sambungnya.

Gelandang 17 tahun itu mengatakan, skuad Timnas Indonesia sudah berusaha tampil maksimal dalam pertandingan tersebut. Terbukti, Garuda Muda sebenarnya tampil agresif dan bisa mengimbangi serangan Australia.

Sayangnya, hasil akhir kurang memihak pada Garuda Muda dalam dua leg. Karena itu, ia meminta maaf dan akan berusaha tampil lebih baik lagi pada turnamen-turnamen selanjutnya.

“Ya kita sudah menampilkan (permainan) yang maksimal, tapi Tuhan berkehendak lain, Tuhan menginginkan kita evaluasi dan bekerja lebih keras lagi supaya kita terbentuk lagi di event selanjutnya,” ucap Marselino Ferdinan.

“Maaf, kali ini belum bisa memberikan yang terbaik. Ke depannya, kami akan mengevaluasi diri guna memberikan yang terbaik,” tutup pemain yang masuk 60 pemain muda terbaik 2021 versi The Guardian. (C)

Reporter: Fitrah Nugraha

Editor: Haerani Hambali

Baca Juga