adplus-dvertising

Gelang Ini Jadi Syarat Masuk dalam Venue PON XX Papua

M Risman Amin Boti, telisik indonesia
Kamis, 30 September 2021
1992 dilihat
Gelang Ini Jadi Syarat Masuk dalam Venue PON XX Papua
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Menpora Zainudin Amali. Foto: Humas Mabes Polri

" Kedatangan Sigit untuk memastikan even tersebut berjalan aman, tertib, dan menerapkan protokol kesehatan. "

JAKARTA,TELISIK.ID - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung venue tenis, sepak bola, dan selam terkait dengan kesiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX di Papua, Kamis (30/9/2021).

Kedatangan Sigit untuk memastikan even tersebut berjalan aman, tertib, dan menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Ia mengungkapkan, tinjauan langsungnya tersebut juga untuk memastikan proses akselerasi vaksinasi di gerai vaksin TNI-Polri pada tiap venue agar terselenggara dengan baik.


"Baru saja dilaksanakan pengecekan dua venue pertama tenis dan kedua bola. Tentunya kami ingin ketahui secara langsung yang pertama terkait pengamanan kedua bagaimana pelaksanaan protokol kesehatan," kata Sigit dalam keterangan persnya diterima Telisik.id di Jakarta, Kamis (30/9/2021).

Dalam tiap kunjungannya ke venue itu, Sigit memperhatikan secara detail pengamanan hingga penerapan protokol kesehatan, mulai dari jarak duduk penonton hingga memantau penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

Untuk warga yang menonton pertandingan secara langsung, setelah mengakses aplikasi PeduliLindungi, mereka diberikan gelang yang memiliki Barcode, sebagai tanda bahwa sudah disuntik vaksin. Gelang itu harus dipakai selama berada di arena pertandingan.

Baca juga: Gelang Ini Jadi Syarat Masuk dalam Venue PON XX Papua

Baca juga: Erick Thohir Digeser dari Menteri BUMN oleh Wanita Muda, Ini Sosoknya

"Khususnya para official dan penonton kami lihat mulai dari masuk, dilaksanakan pemeriksaan terkait thermal dan ada disinfektan. Bagi penonton wajib gunakan gelang sebagai tanda bahwa mereka sudah divaksin. Tentunya kemudian ada pos BNPB yang persiapkan masker manakala ada masyarakat yang tidak membawa masker," ujar Sigit.

Tak hanya itu, guna memastikan prokes berjalan dengan baik, Sigit menyebut, penyelenggara juga selalu melakukan sosialisasi untuk terus melakukan prokes melalui pengumuman berisikan imbauan-imbauan yang disiarkan melalui pengeras suara.

"Saya lihat di dalam, kegiatan kita sudah ingatkan agar pesan terkait dengan penggunaan masker. Karena di dalam stadion diberikan tanda jaga jarak tentunya kita minta di announce tiap beberapa waktu mengingatkan masyarakat, penonton untuk tetap gunakan masker dan tetap jaga jarak," ucap Sigit.

Mantan Kabareskrim Polri ini menyatakan, imbauan terus menerus untuk menerapkan prokes akan dilakukan di seluruh venue olahraga. Harapannya agar PON berjalan maksimal tanpa adanya lonjakan kasus virus corona.

"Tentunya akan ada evaluasi sehingga pelaksanaan ke depan yang kami harapkan pertandingan berjalan aman dan lancar. Namun di satu sisi laju pertumbuhan COVID-19 betul-betul bisa kami kendalikan," tutur Sigit.

Kesempatan yang sama, Menpora Zainudin Amali meyakini bahwa, kerja keras TNI, Polri dan pihak terkait akan membuat penyelenggaran PON berjalan dengan aman, tertib dan lancar.

"Kalau lihat sementara ini, saya optimis pembukaan besok lancar tidak ada kendala," kata Zainudin Amali. (C)

Reporter: M. Risman Amin Boti

Editor: Fitrah Nugraha

Baca Juga