JAKARTA, TELISIK.ID - Setelah Presiden Jokowi digelari The King of Lip Service, kini giliran Ketua DPR-RI Puan Maharani disebut The Queen of Ghosting.

Gelar untuk Puan tersebut disampaikan Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Negeri Semarang (BEM KM Unnes) yang diunggah melalui akun resmi Instgram BEM KM Unnes hari ini, Rabu (7/7/2021), dalam posting berjudul" Indonesia Political Troll".

Presiden BEM KM Unnes, Wahyu Suryono Pratama menilai, Puan Maharani tak punya paradigma kerakyatan dan kalangan rentan selama menjadi Ketua DPR.

"DPR RI justru mengesahkan produk legislasi yang cenderung bertolak belakang dengan kepentingan rakyat," kata Wahyu.

Wahyu mencontohkan regulasi yang ditelorkan DPR selama kepimpinan Puan mulai dari UU KPK, UU Minerba, UU Omnibus Law Ciptaker justru menimbulkan kontroversi dan problem di tengah masyarakat.