MUNA BARAT, TELISIK.ID - Penjabat Bupati Muna Barat, Bahri, akan menindaklanjuti keluhan guru terkait pemotongan tunjangan sertifikasi.
Bahri menyayangkan adanya pemotongan sertifikasi guru tanpa dasar atau aturan yang jelas. Karena itu, dia berjanji akan segera menindaklanjuti hal tersebut.
"Kondisi ini sudah lama, harus dibersihkan sepanjang tidak memiliki dasar hukum. Artinya kalau memungut yang tidak memiliki dasar hukum itu salah, harus diluruskan,” ungkapnya.
Kejadian ini bukan pertama kali. Beberapa guru PNS di Muna Barat mengeluhkan sertifikasi triwulan kedua pada tahun 2022 yang dipotong.
Hal ini diungkapkan oleh salah satu guru di Muna Barat yang tak mau menyebutkan namanya, bahwa sertifikasi triwulan kedua dipotong tanpa pemberitahuan baik dari kepala sekolah maupun pihak dinas.
