KENDARI, TELISIK.ID - Pembangunan pagar rumah jabatan (rujab) Gubernur Sulawesi Tenggara, melalui Dinas Cipta Karya Bina Konstruksi dan Tata Ruang (DCKTR), hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda perampungan.

Berdasarkan data yang dihimpun Telisik.id, update rehab pagar rujab gubernur kini memasuki tahapan ketiga. Dalam setiap tahapan pembangunan pagar rujab ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara mengalokasikan anggaran melalui APBD Provinsi Sulawesi Tenggara.

Berdasarkan data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Provinsi Sulawesi Tenggara, sejak tahap awal hingga tahap ketiga pembangunan pagar rujab ini, total APBD yang telah dialokasikan pemerintah provinsi ditaksir Rp 19,405 miliar.

Total anggaran tersebut terakumulasi dari belanja modal rehab pagar dan drainase pagar rujab gubernur-fisik-Biro Umum sebanyak Rp 550 juta, pengawasan pembangunan pagar rujab gubernur (lanjutan) Rp 450 juta, pembangunan pagar rujab gubernur (lanjutan) sebanyak Rp 9 miliar, pengawasan pembangunan pagar rujab gubernur (lanjutan) Rp 405 juta, dan pembangunan pagar rujab gubernur (lanjutan) sebanyak Rp 9 miliar.

Pantauan Telisik.id di lokasi, hingga berakhirnya masa jabatan Ali Mazi sebagai gubernur 5 September 2023, proyek rehab pagar rujab yang dikerjakan oleh CV Dwi Perdana setinggi 3 meter dengan panjang 950 meter ini belum menunjukkan tanda-tanda selesai.