Harga Terbaru BBM di Semua SPBU Indonesia 22 Juni 2026, Berikut Rinciannya
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Senin, 22 Juni 2026
0 dilihat
Harga BBM Pertamina di seluruh Indonesia masih bertahan tanpa perubahan hingga 22 Juni 2026. Foto: Repro Antara
" Harga bahan bakar minyak (BBM) di seluruh jaringan SPBU Pertamina masih belum mengalami perubahan hingga Senin (22/6/2026) "

JAKARTA, TELISIK.ID - Harga bahan bakar minyak (BBM) di seluruh jaringan SPBU Pertamina masih belum mengalami perubahan hingga Senin (22/6/2026). Tarif yang berlaku saat ini tetap mengacu pada penyesuaian harga yang diterapkan perusahaan sejak 10 Juni 2026.
Sejumlah produk BBM nonsubsidi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, Dexlite, dan Pertamina Dex masih dipasarkan dengan harga yang sama. Sementara itu, BBM subsidi berupa Pertalite dan Biosolar juga belum mengalami perubahan harga.
Bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan atau mengisi bahan bakar dalam beberapa hari ke depan, informasi harga BBM menjadi hal yang penting untuk diketahui.
Pasalnya, harga jual BBM nonsubsidi dapat berbeda di setiap provinsi akibat adanya perbedaan tarif Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang ditetapkan pemerintah daerah.
Melansir dari Kompas, di wilayah DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur, harga Pertamax masih berada di angka Rp 16.250 per liter.
Sementara Pertamax Turbo dipasarkan seharga Rp 20.750 per liter, Pertamax Green 95 sebesar Rp 17.000 per liter, Dexlite Rp 23.000 per liter, dan Pertamina Dex Rp 24.800 per liter.
Harga tersebut merupakan hasil penyesuaian yang dilakukan Pertamina pada 10 Juni 2026. Pada periode tersebut, perusahaan melakukan perubahan harga pada sejumlah produk BBM nonsubsidi menyesuaikan perkembangan harga minyak dunia dan faktor lainnya yang memengaruhi biaya distribusi energi.
Meski belum ada perubahan harga dalam beberapa pekan terakhir, masyarakat tetap disarankan untuk memantau informasi resmi dari Pertamina karena penyesuaian harga BBM nonsubsidi dapat dilakukan sewaktu-waktu sesuai mekanisme yang berlaku.
Baca Juga: 9 Kebijakan Strategis Kemenkeu 2027, Stabilisasi Subsidi BBM hingga Efisiensi Belanja Masih Diterapkan
Berikut daftar harga BBM Pertamina yang berlaku pada 22 Juni 2026 di sejumlah wilayah Indonesia:
Sumatera
Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung
Pertamax: Rp 16.650 per liter
Pertamax Turbo: Rp 21.200 per liter
Dexlite: Rp 23.500 per liter
Pertamina Dex: Rp 25.350 per liter
Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau
Pertamax: Rp 17.000 per liter
Pertamax Turbo: Rp 21.650 per liter
Dexlite: Rp 24.000 per liter
Pertamina Dex: Rp 25.900 per liter
Kawasan Free Trade Zone (FTZ)
FTZ Sabang
Pertamax: Rp 15.250 per liter
Dexlite: Rp 21.550 per liter
FTZ Batam
Pertamax: Rp 15.500 per liter
Pertamax Turbo: Rp 19.700 per liter
Dexlite: Rp 21.850 per liter
Pertamina Dex: Rp 23.550 per liter
Baca Juga: Migrasi Pengguna Pertamax ke Pertalite Bikin Subsidi BBM Anjlok Rp 19,5 Triliun, Begini Penjelasannya
Jawa dan Bali
DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur
Pertamax: Rp 16.250 per liter
Pertamax Turbo: Rp 20.750 per liter
Pertamax Green 95: Rp 17.000 per liter
Dexlite: Rp 23.000 per liter
Pertamina Dex: Rp 24.800 per liter
Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur
Pertamax: Rp 16.250 per liter
Pertamax Turbo: Rp 20.750 per liter
Dexlite: Rp 23.000 per liter
Pertamina Dex: Rp 24.800 per liter
Perbedaan harga yang berlaku di sejumlah daerah terutama dipengaruhi oleh kebijakan pajak daerah yang berbeda-beda. Selain itu, terdapat kawasan tertentu seperti Free Trade Zone (FTZ) yang memiliki skema harga tersendiri sehingga harga BBM dapat lebih rendah dibandingkan wilayah lainnya.
Hingga awal pekan ini, Pertamina masih mempertahankan harga seluruh produk BBM yang berlaku sejak 10 Juni 2026. Dengan belum adanya perubahan tarif, masyarakat dapat memperkirakan kebutuhan pengeluaran bahan bakar berdasarkan harga yang saat ini berlaku di masing-masing daerah. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS