Ini Alasan Berpuasa Sebelum Operasi

Nur Khumairah Sholeha Hasan, telisik indonesia
Selasa, 20 Juni 2023
0 dilihat
Ini Alasan Berpuasa Sebelum Operasi
Puasa sebelum operasi adalah hal yang umum dianjurkan dokter, terutama pada operasi besar yang mengharuskan pasien berada di bawah pengaruh anestesi umum. Foto: Halodoc.com

" Sebelum dilakukan operasi di rumah sakit, Anda bisanya akan dianjurkan untuk berpuasa terlebih dahulu. Apa tujuan dokter mengharuskan berpuasa sebelum operasi? Dan manfaat puasa sebelum operasi? "

KENDARI, TELISIK.ID - Sebelum dilakukan operasi di rumah sakit, Anda bisanya akan dianjurkan untuk berpuasa terlebih dahulu. Apa tujuan dokter mengharuskan berpuasa sebelum operasi? Dan manfaat puasa sebelum operasi? 

Puasa sebelum operasi adalah hal yang umum dianjurkan dokter, terutama pada operasi besar yang mengharuskan pasien berada di bawah pengaruh anestesi umum. Jenis anestesi ini dapat membuat pasien tidak sadarkan diri, sehingga tidak dapat merasakan dan menyadari apapun yang sedang berlangsung selama prosedur dilakukan seperti dikutip dari Halodoc.com.

Biasanya sebelum mendapatkan anestesi ini, seseorang tidak diizinkan untuk makan atau minum sesuatu. Sebab, jika perut dalam kondisi terisi makanan selama operasi, pasien dapat muntah sementara di bawah pengaruh bius.

Baca Juga: 3 Puasa Sunnah yang Bisa Dilakukan Sebelum Idul Adha Beserta Niatnya

Hal ini terjadi karena ketika pasien berada di bawah anestesi, refleks tubuh akan dihentikan untuk sementara. Kemudian, kombinasi anestesi yang melumpuhkan tubuh dan intubasi (prosedur memasukkan lubang atau pipa melalui mulut atau hidung untuk pertukaran udara) akan memungkinkan tubuh untuk menghirup muntahan dan isi perut ke dalam paru-paru.

Berapa lama kita harus berpuasa sebelum waktu operasi tiba tergantung pada jenis operasi yang akan dilakukan. Biasanya, dokter akan meminta pasien minimal 6 jam untuk tidak makan dan 2 jam untuk tidak minum. Selama berpuasa, pasien juga dilarang mengonumsi permen karet dan merokok.

Dikutip dari Kompas.com, pasien juga diminta untuk menghindari jenis cairan tertentu, seperti susu, atau teh dan kopi dengan tambahan susu, sebelum operasi. Jika Anda muntah setelah minum minuman ini, cairannya bisa masuk ke paru-paru dan merusaknya.

Namun, dokter biasanya memperbolehkan pasien untuk mengonsumsi air putih. Bayi biasanya bisa diberikan ASI hingga empat jam sebelum operasi. Setelah itu, bayi tersebut hanya bisa diberikan cairan bening.

Baca Juga: Ini Batas Waktu Potong Kuku dan Rambut bagi yang Berkurban Idul Adha 2023

Beberapa orang biasanya tergoda untuk makan dalam porsi besar sebelum memulai puasa. Sayangnya, hal ini bisa menggagalkan tujuan dari puasa tersebut. Lebih baik Anda mengonsumi makanan ringan seperti sup dan salad.

Sebab, makan terlalu berat membutuhkan waktu lama untuk dicerna. Bahkan, pasien yang akan dioperasi sebaiknya tidak mengonsumsi makanan yang digoreng, berlemak, atau kaya protein, minimal delapan jam sebelum operasi.

Jika Anda hanya mangonsumsi makanan ringan dan rendah lemak, biasanya dokter hanya meminta Anda melakukan puasa enam jam sebelum operasi.

Makanan ringan dan rendah lemak yang dimaksud adalah roti, kerupuk, jus, kopi, atau semangkuk sereal dengan susu. Setelah itu, orang dewasa dapat minum cairan bening hingga dua jam sebelum operasi. (C)

Penulis: Nur Khumairah Sholeha Hasan

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkait
Baca Juga