adplus-dvertising

Ini Isu Hangat yang Dibahas Konferensi Polwan se-Dunia di Labuan Bajo

Berto Davids, telisik indonesia
Minggu, 07 November 2021
834 dilihat
Ini Isu Hangat yang Dibahas Konferensi Polwan se-Dunia di Labuan Bajo
Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo Hadir di Labuan Bajo Foto: Ist.

" Ketua Panitia IAWP, Brigjen Pol. Juansih kepada awak media mengatakan, momen ini merupakan suatu kehormatan bagi Indonesia karena merupakan negara tuan rumah pertama di Asia sejak berdirinya asosiasi ini pada tahun 1915 "

MANGGARAI BARAT, TELISIK.ID - Sebanyak 691 peserta dari 38 negara hadir dalam Konferensi Polwan se-dunia atau International Association of Women Police (IAWP) ke-58 yang akan dihelat di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) 6-11 November 2021.

Ketua Panitia IAWP, Brigjen Pol. Juansih kepada awak media mengatakan, momen ini merupakan suatu kehormatan bagi Indonesia karena merupakan negara tuan rumah pertama di Asia sejak berdirinya asosiasi ini pada tahun 1915.

“Sesuai hasil bidding di Quito, Ekuador pada tahun 2019 lalu, Polri telah diberi kepercayaan oleh Dewan Direksi IAWP untuk menjadi tuan rumah Konferensi IAWP 2020. Indonesia sendiri memilih Labuan Bajo sebagai tempat penyelenggaraan IAWP untuk mendukung program 10 (sepuluh) Bali Baru, di mana Labuan Bajo sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas (DPSP),” kata Brigjen Juansih, Minggu (7/11/2021).


Menurut Brigjen Pol. Juansih, Konferensi Polisi Wanita Internasional tahun 2021 dianggap sebagai konferensi IAWP dengan konsep hybrid pertama dalam sejarah IAWP sehingga dapat dihadiri oleh peserta melalui platform online maupun offline.

Baca Juga: Kicauan Menteri LHK Soal Deforestasi Menuai Sorotan dari Komisi IV DPR

Brigjen Juansih mengatakan, IAWP ke-58 dibuka secara resmi oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Dijelaskan Juansih, program terpenting dari konferensi ini adalah Training Sessions dimana terdapat 6 keynote meliputi Mendagri, Under Secretary General for Peace Operations dan 4 di antaranya adalah Inspiring Female Leader dari tanah air seperti Menkeu, Menlu, Wamenparekraf, dan Wakapolda Kalimantan Tengah.

“Selain itu terdapat 65 pembicara yang akan berbagi keahlian, pengetahuan, pengalaman dan best practice untuk meningkatkan dan mencerahkan,” ujarnya.

Adapun tema yang di angkat dalam konferensi IAWP tahun ini adalah “Women at The Center Stage of Policing” dengan 5 (lima) sub tema meliputi: Women, Peace and Security, Women and Leadership, Police Women and Their Challenges, The Role of Women in Policing, Science, Technology and Policing, Current Issues on Transnational Crimes.

Peserta Indonesia sendiri, kata dia, terdiri dari perwakilan dari masing-masing Polda dan Satuan di Mabes. Perwakilan ini juga berasal dari berbagai tingkat pangkat dan bidang pekerjaan.

“Mereka diharapkan menjadi pemimpin masa depan dan memimpin organisasi ini dengan pengetahuan, pengalaman, dan keahlian yang memuaskan serta memiliki jaringan yang lebih luas dengan aparat penegak hukum lainnya dari seluruh dunia,” ungkapnya.

Sementara itu Komisioner Kepolisian Nasional (Kompolnas), Poengky Indarti mengapresiasi penyelenggaraan Konferensi Polwan se-Dunia ke-58 di mana Indonesia menjadi negara Asia pertama sebagai tuan rumah.

Penyelenggaraan ini diyakini dapat memperkuat peran, kemampuan dan pengetahuan Polwan Indonesia.

"Pertemuan polisi-polisi wanita se-dunia yang membahas berbagai topik tersebut pasti akan menguatkan peran, skill dan knowledge Polwan kita," kata Poengky.

Baca Juga: Andika Prakasa Terpilih Jadi Panglima TNI, Ini Harapan Politisi PDIP

Selain itu, kata Poengky, manfaat lain yang didapat dari kegiatan tersebut adalah semakin menguatkan kerja sama "P to P" (police to police) yang akan dapat meningkatkan kualitas kinerja Polri menjadi world class organization.

"Kerja sama itu bisa dalam bentuk pendidikan, pelatihan, lidik sidik kasus-kasus berdimensi transnasional dan sebagainya," ungkap Poengky.

Tidak hanya dari sisi penguatan kepolisian, kata Poengky, penyelenggaraan Konferensi Polwan Se-Dunia di Labuhan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) 6-11 November 2020, juga mendukung upaya pemerintah dalam penguatan ekonomi nasional.

"Pelaksanaan acara internasional dan kehadiran tamu-tamu internasional akan mampu membantu peningkatan ekonomi nasional melalui kunjungan-kunjungan ke tempat-tempat wisata di Indonesia," tutur Poengky.

Poengky juga juga akan tampil sebagai salah satu pembicara dalam Konferensi Polwan Se-Dunia, menilai bahwa Polwan Indonesia tidak kalah tangguh dari polisi laki-laki. (B)

Reporter: Berto Davids

Editor: Haerani Hambali

Baca Juga