Jembatan Bergerak Pelabuhan Raha-Pure Kian Membahayakan, Pemerintah Didesak Bertindak
Laode Muh. Faisal, telisik indonesia
Selasa, 23 Juni 2026
0 dilihat
Ketgam: Jembatan bergerak dermaga atau moveable bridge di pelabuhan penyeberangan Raha-Pure Kabupaten Muna sudah tidak berfungsi. Foto: Ist
" Kondisi jembatan bergerak dermaga atau moveable bridge (MB) pada pelabuhan penyeberangan Raha-Pure di Kabupaten Muna kian memprihatinkan "

MUNA, TELISIK.ID - Kondisi jembatan bergerak dermaga atau moveable bridge (MB) pada pelabuhan penyeberangan Raha-Pure di Kabupaten Muna kian memprihatinkan.
Rantai dan sproket vertikal pada jembatan bergerak, yang berfungsi mengangkat atau menurunkan ramp atau plat baja penghubung kapal dan dermaga, sudah tidak lagi berfungsi dengan baik.
Akibatnya, jembatan bergerak dermaga tersebut tidak bisa lagi bergerak mengikuti perubahan tinggi dan rendah permukaan air laut. Sehingga hal ini sangat menyulitkan bahkan membahayakan penumpang maupun kendaraan yang naik dan turun kapal.
Baca Juga: ANTAM Dorong Desa Mowundo jadi Pilot Project Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat di Konawe Utara
"Dermaga ini sebenarnya sudah tidak layak pakai karena MB itu sudah tidak bisa bergerak. Jadi kendaraan susah naik-turun kapal, kadang kandas, jadi harus dibantu dorong sama awak kapal. Baru rawan, tergelincir sedikit kita punya kendaraan langsung jatuh di laut," ungkap Syarif salah seorang penumpang kapal kepada media ini, Selasa (23/6/2026).
Untuk itu, penumpang kapal ini berharap jembatan bergerak dermaga penyeberangan Raha-Pure bisa segera mendapat perhatian pemerintah.
"Kami harap ini bisa segera diperbaiki, karena kalau dibiarkan sangat mebahayakan penumpang. Pemerintah harus segera bertindak, jangan tunggu ada korban baru direspon," harapnya.
Baca Juga: Link Video Viral Ibu dan Anak Handuk Putih Makin FYP TikTok, Warganet Diingatkan Bahaya Phishing
Sementara, Kapten Kapal Penyeberangan Raha-Pure, Hasbi mengungkan, pihaknya sebelumnya sudah mengadukan masalah kerusakan MB tersebut ke Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Kata Hasbi, pihak Dishub Sultra juga sudah merespon dan akan melakukan perbaikan. Namun saat ini, pihak Dishub masih menunggu komponen alat MB yang sudah dipesan sebelumnya.
"Sudah ada tindakan (Dishub Sultra), tapi mereka masih tunggu alatnya tiba baru dikerja (kerusakannya)," ungkap Hasbi. (B)
Penulis: Laode Muh. Faisal
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS