JAKARTA,TELISIK.ID – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Alexander Marwata mengaku pernah mendapat pesan WhatsApp dari seorang kontraktor.

Ia mengaku itu dari salah satu peserta yang kalah saat proses lelang proyek di daerah.

“Saya dapat WA (WhatsApp) dari salah satu peserta lelang di daerah, dia menawar harga paling rendah, tidak menang," kata Alex dikutip dalam webinar Cegah Korupsi di Pengadaan Jasa Konstruksi, Kamis (7/10/2021).

Lebih lanjut, Alexander menceritakan dari penilaian panitia atau ULP (Unit Layanan Pengadaan), katanya harga penawarannya dianggap tidak wajar paling rendah.

“Karena apa. Dia menawar 80 persen di bawah HPS (Harga Perkiraan Sendiri), ada empat penawar harga di bawah 80 persen HPS dan keempat-empatnya tidak lolos dianggap harganya tidak wajar. Yang menang di urutan kelima yang harganya itu Rp 1,5 miliar lebih dibandingkan harga terendah yang ditawarkan,” ujarnya.