adplus-dvertising

Karuh Budaya dalam Tembang: Kenang Didi Kempot

Affan Safani Adham, telisik indonesia
Rabu, 13 Mei 2020
929 dilihat
Karuh Budaya dalam Tembang: Kenang Didi Kempot
Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman HY Aji Wulantara, SH, M.Hum akan melantunkan tujuh lagu karya Didi Kempot. Foto: Affan/Telisik

" Sehingga metode online atau streaming ini merupakan upaya yang tepat untuk dilakukan pada saat ini. "

YOGYAKARTA, TELISIK.ID - Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman akan menggelar acara Karuh Budaya Dalam Tembang (KADANG) dengan topik "Guyub Rukun Membangun Masyarakat Sleman yang Berbudaya di Masa Pandemi COVID-19" pada Sabtu, 16 Mei 2020 pukul 21.00 WIB.

Acara yang dikemas dalam bentuk online atau daring ini dilakukan mengingat pada masa pandemi COVID-19 saat ini, acara apapun harus memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditentukan.

"Sehingga metode online atau streaming ini merupakan upaya yang tepat untuk dilakukan pada saat ini," kata Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman HY Aji Wulantara, SH, M.Hum, Rabu (13/5/2020).


Dijelaskan Aji Wulantara di kantornya Jl KRT Pringgodiningrat No.11 Beran Tridadi Sleman Yogyakarta, awalnya acara ini akan dilaksanakan pada hari Kamis, 7 Mei 2020 lalu. Namun dikarenakan tokoh legendaris campursari Didi Kempot tutup usia pada tanggal 5 Mei 2020, maka acaranya dengan terpaksa mundur pada tanggal 16 Mei 2020.

Baca juga: Satu Pasien COVID-19 di Kolaka Utara Meninggal Dunia

"Hal tersebut dikarenakan memang kemasan karuh budaya dalam tembang dikaitkan dengan lantunan tujuh lagu karya Didi Kempot," kata Aji Wulantara.

Sehingga, pengunduran acara ini dimaksudkan sebagai penghormatan dan sekaligus untuk mengenang jasa beliau dalam menumbuhkembangkan tembang Jawa, khususnya campursari.

"Diharapkan kadang budaya dan semua kalangan masyarakat dapat memakluminya," ungkap Aji Wulantara, yang akan melantunkan tujuh lagu karya Didi Kempot yang telah menasional, bahkan menginternasional serta mengeksplorasi tata nilai budaya Jawa untuk pemahaman semua pihak.

Termasuk di dalamnya bagaimana upaya untuk menghadapi wabah COVID-19 dalam perspektif budaya lokal.

Baca juga: Kenapa Muhammadiyah Kerap Lebaran Duluan? Ini Alasannya

Harapannya, seluruh lapisan masyarakat dapat memaklumi adanya wabah COVI-19 ini sebagai sebuah ujian dari Tuhan Yang Maha Kuasa kepada umat manusia, untuk kemudian menghadapinya dengan tabah dan menaati segala imbauan pemerintah yang berupa protokol kesehatan.

Acara yang akan dipandu oleh Anggota Tim Diplomasi Budaya Kabupaten Sleman, Maya Shyla Swagerina, S.Hut, MM, digelar secara santai dan hanya menghadirkan jajaran pimpinan Dinas Kebudayaan yang meliputi Sekretaris Dinas dan para Kepala Bidang.

Diharapkan pula para "Sobat Ambyar"dan kadang budaya di manapun berada dapat bergabung dan berpartisipasi dalam acara tersebut melalui Channel Youtube Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman serta bisa langsung berkomentar, like, subscribe dan share.

Reporter: Affan Safani Adham

Editor: Sumarlin

Artikel Terkait
Baca Juga