Kemarau Panjang Indonesia Dimulai April 2026, Berikut Daftar Wilayahnya
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Senin, 30 Maret 2026
0 dilihat
Kemarau panjang mulai April 2026, sejumlah wilayah Indonesia diprediksi lebih dulu mengalami kekeringan. Foto: Repro PUPR DIY
" Peralihan musim mulai terasa ketika sebagian wilayah Indonesia bersiap memasuki periode kering lebih awal pada April 2026 "


JAKARTA, TELISIK.ID - Peralihan musim mulai terasa ketika sebagian wilayah Indonesia bersiap memasuki periode kering lebih awal pada April 2026.
Badan BMKG merilis prediksi resmi terkait awal musim kemarau tahun 2026 yang berlangsung secara bertahap di berbagai wilayah. Informasi ini menjadi acuan penting bagi masyarakat, terutama sektor pertanian, pengelolaan air, hingga mitigasi bencana kekeringan yang kerap muncul saat curah hujan menurun signifikan.
Dalam publikasi Prediksi Musim Kemarau 2026, dijelaskan bahwa fase awal kemarau tidak terjadi serentak. Sebagian wilayah mulai memasuki periode kering sejak Februari dan Maret, sementara mayoritas lainnya berlangsung pada April hingga Juni 2026. Pola ini mencerminkan keragaman karakter iklim di Indonesia yang dipengaruhi letak geografis dan dinamika atmosfer regional.
Melansir dari Detik, Senin (30/3/2025), secara kuantitatif, sekitar 114 Zona Musim atau 16,3 persen wilayah diprediksi mulai kemarau pada April 2026. Jumlah tersebut meningkat pada Mei dengan 184 Zona Musim, kemudian berlanjut pada Juni sebanyak 163 Zona Musim.
Data ini menunjukkan pergeseran musim yang berlangsung bertahap, bukan perubahan yang terjadi secara simultan di seluruh wilayah.
Baca Juga: Musim Kemarau 2026 Berlangsung Lebih Lama, Berikut Penyebaran Daerah Berdampak Terkering
Adapun wilayah yang lebih dulu mengalami awal musim kemarau pada April 2026 tersebar di beberapa kawasan strategis. Berikut daftar wilayah yang diprediksi mulai memasuki periode kering:
1. Pesisir utara Jawa bagian barat
2. Pesisir utara Jawa Tengah
3. Pesisir selatan Jawa Tengah
4. Sebagian besar wilayah DI Yogyakarta
5. Sebagian wilayah Jawa Timur
6. Sebagian wilayah Bali
7. Nusa Tenggara Barat
8. Nusa Tenggara Timur
9. Sebagian kecil wilayah Sulawesi Selatan
Baca Juga: Merasa Dingin di Musim Kemarau, Begini Penjelasannya
Distribusi wilayah tersebut menunjukkan bahwa kawasan selatan dan timur Indonesia cenderung lebih dahulu mengalami kemarau dibanding wilayah lainnya. Nusa Tenggara menjadi salah satu daerah yang secara klimatologis memang lebih cepat memasuki musim kering setiap tahunnya.
Selain waktu awal kemarau, BMKG juga mencatat adanya kecenderungan musim kemarau 2026 datang lebih cepat dibandingkan kondisi normal. Sekitar 46,5 persen wilayah diperkirakan mengalami kemarau lebih awal jika dibandingkan rata-rata klimatologis periode 1991 hingga 2020.
Puncak musim kemarau sendiri diprediksi terjadi pada periode Juli hingga September 2026. Pada fase ini, sebagian besar wilayah Indonesia berpotensi mengalami kondisi yang lebih kering dari biasanya. Dampak yang mungkin muncul mencakup penurunan ketersediaan air, peningkatan risiko kebakaran lahan, serta gangguan pada sektor pertanian.
Dengan adanya prediksi ini, pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan dapat melakukan langkah antisipatif lebih dini. Pengelolaan sumber daya air, penyesuaian pola tanam, serta kesiapsiagaan terhadap potensi bencana menjadi faktor penting dalam menghadapi musim kemarau yang diperkirakan berlangsung cukup panjang pada tahun 2026. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS