Konflik Iran Terus Memanas, TNI AD Naikan Status Pasukan Siaga Satu
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Jumat, 06 Maret 2026
0 dilihat
TNI AD meningkatkan kesiapsiagaan dengan menggelar Apel Siaga Satu, menyusul dinamika konflik Timur Tengah. Foto: Repro Detik
" TNI Angkatan Darat melalui Kodam XXI/Radin Inten menggelar Apel Siaga I sebagai langkah antisipatif terhadap dinamika keamanan "

JAKARTA, TELISIK.ID - Perkembangan konflik di Timur Tengah mendorong aparat militer meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak situasi global terhadap keamanan dalam negeri.
TNI Angkatan Darat melalui Kodam XXI/Radin Inten menggelar Apel Siaga I sebagai langkah antisipatif terhadap dinamika keamanan yang dapat dipicu oleh situasi konflik internasional, termasuk serangan yang melibatkan Iran di kawasan Timur Tengah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapangan Satlog Way Halim, Kota Bandar Lampung, Selasa, 3 Maret.
Apel siaga itu dipimpin langsung Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, dan diikuti oleh jajaran prajurit serta unsur pendukung satuan di wilayah tersebut. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kesiapsiagaan satuan menghadapi berbagai kemungkinan perkembangan situasi yang dapat memengaruhi stabilitas keamanan di wilayah Indonesia.
Penerangan Kodam XXI/Radin Inten menjelaskan bahwa apel siaga dilakukan sebagai bentuk kesiapan organisasi dalam menghadapi berbagai potensi kontinjensi. Penyiapan personel, peralatan, serta sistem komando menjadi fokus utama dalam memastikan kesiapan operasional satuan.
Kristomei menegaskan bahwa seluruh prajurit perlu menjaga kesiapsiagaan secara berkelanjutan, terutama dalam menghadapi dinamika keamanan yang berkembang di tingkat regional maupun global.
Baca Juga: Infografis: Adu Kekuatan Militer AS-Israel Vs Iran
“Seluruh jajaran meningkatkan kesiapsiagaan personel dan materiil setiap saat, memastikan dukungan logistik tepat waktu, tepat sasaran, dan tepat jumlah, serta melaksanakan pengamanan instalasi dan aset satuan secara maksimal. Disiplin, soliditas, dan profesionalisme prajurit juga harus terus dijaga, serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun institusi TNI AD,” kata Kristomei, seperti dikutip dari Indonesiadefense, Jumat (6/3/2026).
Menurut dia, kesiapan satuan tidak hanya berkaitan dengan pengamanan wilayah militer, tetapi juga berhubungan dengan stabilitas sosial masyarakat di daerah.
Karena itu, koordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur keamanan lainnya menjadi bagian penting dalam menjaga situasi tetap kondusif.
Kristomei juga mengingatkan prajurit agar terus memantau perkembangan situasi wilayah serta menjaga hubungan kerja dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah.
Kehadiran prajurit di tengah masyarakat, kata dia, diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus membantu mengatasi persoalan yang muncul di lingkungan sekitar.
“Prajurit TNI AD, khususnya di wilayah Lampung, harus tampil sebagai sosok yang tanggap, tanggon, dan trengginas,” kata Kristomei.
Baca Juga: Selat Hormuz Ditutup Iran, Bahlil Klaim Cadangan Minyak Nasional Hanya Cukup 20 Hari
Apel Siaga I ini juga disertai pengecekan kesiapan personel, kendaraan dinas, serta perlengkapan operasional lainnya. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh unsur satuan berada dalam kondisi siap digunakan jika sewaktu-waktu dibutuhkan.
Secara umum, hasil pengecekan menunjukkan kesiapan personel, perlengkapan, serta kendaraan dinas berada dalam kondisi operasional. Tingkat kehadiran prajurit dan respons cepat anggota dalam kegiatan tersebut turut mencerminkan disiplin satuan yang dinilai berjalan baik.
Meski demikian, pihak komando tetap menekankan perlunya pengecekan berkala terhadap kelengkapan perorangan prajurit. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga standar kesiapsiagaan satuan agar tetap berada pada tingkat optimal dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi di masa mendatang. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Kardin
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS