Kolaborasi Bupati Muna dan Ridwan Bae, Pantai Kota Raha Bakal Disulap jadi Kawasan Wisata Terpadu

Sunaryo, telisik indonesia
Jumat, 05 Juni 2026
0 dilihat
Kolaborasi Bupati Muna dan Ridwan Bae, Pantai Kota Raha Bakal Disulap jadi Kawasan Wisata Terpadu
Bupati Muna, Bachrun Labuta bersama tim dari BPBPK Sultra dan Direktorat Pengembangan Kawasan Strategis Kementerian PU. Foto: Ist.

" Bupati Muna, Bachrun Labuta bersama Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae terus berkolaborasi dalam mempercepat proses pembangunan infrastruktur "

MUNA, TELISIK.ID - Bupati Muna, Bachrun Labuta bersama Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae terus berkolaborasi dalam mempercepat proses pembangunan infrastruktur.

Selain infrastruktur jalan, saat ini Bupati, Bachrun bersama Ridwan tengah mendorong percepatan pembangunan pariwisata sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi.

Bachrun dan Ridwan bakal menjadikan pantai Kota Raha yang membentang dari depan Polres hingga Pelabuhan Laino sebagai kawasan wisata terpadu.

Untuk mewujudkan kawasan wisata terpadu dengan luas 27 hektare itu, awal tahun 2026, pemkab telah melayangkan usulan pada Ditjen Cipta Karya Kementerian PU.

Usulan itu, selanjutnya ditindaklanjuti oleh Ridwan Bae. Hasilnya, tim dari Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Direktorat Pengembangan Kawasan Strategis Kementerian PU turun langsung meninjau kawasan pesisir pantai Kota Raha.

Baca Juga: Program IJD Diusul Pemkab Muna, Ridwan Bae Berperan jadi Eksekutor di Pusat

Bachrun menyampaikan komitmennya dengan menyiapkan seluruh persyaratan administrasi yang dibutuhkan berupa dokumen perencanaan, bisnis plan, AMDAL serta dokumen pendukung lainnya, guna mempercepat realisasi program tersebut.

Pengembangan kawasan wisata terpadu nantinya, mencakup pusat kuliner, arena olahraga, pusat atraksi seni dan budaya, wisata religi serta kawasan budidaya perikanan yang terintegrasi dan saling mendukung.

"Kawasan wisata terpadu itu akan menjadi ikon baru Muna yang dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, membuka lapangan kerja, menggerakkan UMKM serta mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan," kata Bachrun, Jumat (5/6/2026).

Secara teknis, Kepala Dinas (Kadis) Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Muna, Mustajab menerangkan, estimasi anggaran untuk penataan kawasan itu berkisar Rp 100 miliar. Anggaran itu, sudah termasuk perbaikan kolam renang dan gedung Sarana Olahraga (SOR) La Ode Pandu.

Saat ini, pihaknya tengah melakukan penyusunan dokumen teknis seperti feasibility study, dokumen lingkungan, Detail Engineering Design (DED) dan dokumen lainnya.

Mustajab menerangkan, saat ini berkat koordinasi yang baik antara Bupati, Bachrun dan Ridwan Bae, kawasan SOR La Ode Pandu terus dipoles. Tahun ini, pembangunan pengaman pantai SOR dilanjutkan dengan total anggaran kurang lebih Rp 14 miliar.

Baca Juga: BPJN Sultra Mulai Ukur Panjang Jalan Mantobua-Lohia, Pemkab Muna Tetap Laksanakan Pengaspalan

Lalu, usulan program pengaspalan akses jalan SOR sepanjang 1,5 Km sebesar Rp 9,3 miliar melalui progran Inpres Jalan Daerah (IJD) yang tengah diperjuangkan Ridwan Bae.

Mustajab menambahkan, di tengah anggaran yang minim akibat efisiensi, Pemkab Muna tetap resiliensi memberikan pelayanan infrastruktur pada masyarakat, baik dengan penanganan secara langsung maupun melalui usulan-usulan di APBD Pemprov Sultra maupun APBN.

"Apa yang dilakukan Pemkab dibutuhkan kolaborasi semua pihak," tandasnya. (B)

Penulis: Sunaryo

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga