Kursi Panas Politisi NasDem Ahmad Sahroni di Komisi III DPR Terjungkal Usai Sebut Rakyat Tolol
Ahmad Jaelani, telisik indonesia
Jumat, 29 Agustus 2025
0 dilihat
Ahmad Sahroni dicopot dari Komisi III usai kontroversi sebut rakyat tolol. Foto: Instagram@ahmadsharoni88
" Di tengah sorotan tajam terhadap pernyataan kontroversial seorang legislator, Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengambil langkah tegas dengan melakukan rotasi penugasan di Alat Kelengkapan Dewan "

JAKARTA, TELISIK.ID - Di tengah sorotan tajam terhadap pernyataan kontroversial seorang legislator, Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengambil langkah tegas dengan melakukan rotasi penugasan di Alat Kelengkapan Dewan.
Pergeseran ini berdampak langsung pada posisi Ahmad Sahroni yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua Komisi III DPR RI.
Politisi NasDem itu resmi dicopot dari jabatannya dan kini hanya tercatat sebagai anggota Komisi I DPR RI. Keputusan tersebut ditetapkan melalui rapat pimpinan Fraksi NasDem pada Jumat (29/8/2025) dan dituangkan dalam surat resmi dengan Kop Partai NasDem.
Surat tersebut ditandatangani Ketua Fraksi NasDem DPR, Viktor Bungtilu Laiskodat, dan telah disampaikan kepada Ketua DPR, Puan Maharani.
Baca Juga: Pendaftaran TKM Pemula Kemnaker 2025 Resmi Dibuka, Ini Syarat Dibutuhkan Akses Bantuan Usaha Rp 5 Juta
Rotasi ini menempatkan Rusdi Masse Mappasessu, anggota DPR dari Komisi IV, sebagai pengganti Sahroni di kursi Wakil Ketua Komisi III.
Viktor Bungtilu Laiskodat menegaskan, keputusan ini adalah bagian dari konsolidasi internal demi memperkuat semangat restorasi yang diusung partai.
“Kami ingin setiap kader bekerja sesuai kapasitas terbaiknya untuk rakyat. Itulah semangat restorasi yang terus kami jalankan,” ujar Viktor dalam keterangan tertulis, Jumat (29/8/2025).
Ia juga menekankan pentingnya menjaga soliditas internal partai serta memastikan politik restorasi benar-benar hadir dalam kerja nyata di bidang legislasi, pengawasan, dan pelayanan masyarakat.
Baca Juga: Skema Gaji Tunggal ASN akan Berlaku di 2026, Ini Daftar Instansi Sudah Terapkan
Komisi III DPR sendiri memegang peranan strategis dalam mengawasi institusi penegak hukum seperti kejaksaan, kepolisian, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Langkah pencopotan Sahroni tidak lepas dari kontroversi pernyataannya yang menyebut rakyat Indonesia tolol apabila mendukung pembubaran DPR. Pernyataan itu ia lontarkan dalam kunjungan kerja di Polda Sumatera Utara pada Jumat (22/8/2025) pekan lalu.
“Mental manusia yang begitu adalah mental manusia tertolol sedunia. Catat nih, orang yang cuma mental bilang bubarin DPR, itu adalah orang tolol sedunia,” kata Ahmad Sahroni, dikutip dari suara.com, jaringan telisik.id.
Ucapan tersebut memicu gelombang reaksi keras dari masyarakat. Sahroni dianggap menghina rakyat yang justru menjadi pemberi mandat sekaligus sumber gajinya sebagai anggota DPR RI selama hampir tiga periode. (C)
Penulis: Ahmad Jaelani
Editor: Mustaqim
* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS