KENDARI, TELISIK.ID - Nasib sial menimpa Muhamad Alif, seorang mahasiswa di Kendari yang berusaha membantu menangkap seorang pria yang diduga akan mengambil tempelan sabu di Lorong Salangga, di depan kampus Universitas Halu Oleo (UHO), pada Jumat (19/4/2024) dini hari.
Alih-alih mendapat pujian, justru malah dipolisikan atas dugaan penganiayaan. Berdasarkan keterangan dari rekan Alif, AS, pada saat melihat dua orang yang mencurigakan di lorong tersebut, mereka diduga hendak mengambil sabu yang ditempelkan di sana.
Namun, situasi menjadi kacau ketika salah satu dari kedua pelaku kabur dan yang lainnya mengaku hendak menempel sabu saat ditanya oleh sekelompok pemuda setempat.
Baca Juga: Tantangan Pemilik Usaha Rumahan Menggeluti Bisnis Kuliner di Kendari
Tak lama kemudian, patroli polisi tiba di lokasi, membuat rekan-rekan Alif berhamburan meninggalkan tempat tersebut. Salah satu dari pelaku dugaan penempel sabu berhasil diamankan oleh polisi, sementara Alif berakhir di Polsek Poasia atas tuduhan penganiayaan yang dilaporkan oleh rekan dari penempel sabu sebelumnya.
