adplus-dvertising

Mahfud MD, DIY Siap Selenggarakan Pilkada Serentak 2020

Affan Safani Adham, telisik indonesia
Senin, 15 Juni 2020
663 dilihat
Mahfud MD, DIY Siap Selenggarakan Pilkada Serentak 2020
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, menjelaskan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di tiga kabupaten di DIY yang telah siap dilaksanakan. Foto: Humas Pemda DIY

" Agar tidak ada kekurangan-kekurangan anggaran, baik yang menjadi tanggung jawab pemerintah pusat maupun daerah. "

YOGYAKARTA, TELISIK.ID - Secara praktis maupun prinsip, DIY telah siap menyelenggarakan Pilkada Serentak 2020.

Kesiapan ini menjadi kabar yang menggembirakan bagi pemerintah pusat. Apalagi penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 bagi pemerintah pusat menjadi agenda penting tahun ini di tengah pandemi COVID-19.

Semula, pemerintah berpikir Pilkada harus diundur. Dari jadwal resminya pad 23 September 2020, muncul tiga alternatif pengunduran jadwal, yakni Desember 2020, Maret 2021, atau akhir 2021.


"Pengunduran jadwal ini semata-mata karena keselamatan rakyat harus dinomorsatukan," kata Mahfud MD hari ini, Senin (15/6/2020) di Kantor Gubernur DIY.

Mahfud pun menambahkan, konsep hidup normal baru telah dicanangkan pemerintah pusat.

"Artinya, masyarakat nanti akan mulai hidup normal melakukan kegiatannya seperti sebelum pandemi COVID-19, tapi dengan aturan normal yang baru," katanya.

Misalnya, sekarang menjadi hal yang normal kalau kita bertemu dan berbicara dengan orang lain menggunakan masker.

"Hidup normal baru ini akan kita jalankan sambil berupaya mencari vaksin COVID-19," imbuhnya.

Terkait pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di tengah pandemi COVID-19, Mahfud mengungkapkan akan ada tambahan anggaran guna memenuhi kebutuhan penyelenggaraan. Anggaran tambahan ini, dijelaskan Mahfud, bisa mencapai Rp 3-4 triliun.

Baca juga: DPRD Sultra Bakal Evaluasi Keputusan Forkopimda Terima 500 TKA China

Dan secara umum, seperti diuraikan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di tiga kabupaten di DIY telah siap dilaksanakan.

"Namun dengan kondisi pandemi COVID-19 saat ini, protokol kesehatan harus lebih diperhatikan," papar Sri Sultan HB X di depan Menkopolhukam RI.

Kunjungan Mahfud MD ke DIY dalam rangka monitoring dan Rapat Koordinasi (Rakor) kesiapan Pilkada Serentak Kabupaten Bantul, Sleman, dan Gunungkidul, Senin (15/6/2020), di Gedhong Pracimasana Komplek Kepatihan Yogyakarta.

Sri Sultan HB X mengungkapkan, prinsipnya tiga daerah yang akan menyelenggarakan Pilkada tahun 2020 ini sudah siap.

Dari hasil koordinasi sampai saat ini, dikatakan Sri Sultan HB X, pelaksaanan Pilkada di awal Desember 2020 nanti sepertinya tidak ada hal-hal yang akan menghambat.

Dengan kondisi pandemi COVID-19, Sri Sultan HB X mengimbau agar aspek-aspek yang menjadi kelengkapan pemenuhan standar kesehatan perlu diperhatikan, baik dari sisi anggaran maupun pencermatan lainnya.

Belajar dari Pilkada sebelum-sebelumnya, Gubernur DIY berharap untuk bisa dilakukan verifikasi terkait kelengkapan.

"Agar tidak ada kekurangan-kekurangan anggaran, baik yang menjadi tanggung jawab pemerintah pusat maupun daerah," tandas Sri Sultan HB X.

Baca juga: Pesawat TNI AU Jatuh di Atas Rumah Warga, Begini Kronologisnya

Diungkapkan Kapolda DIY, Irjen Pol Asep Suhendar, secara umum situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di DIY saat ini dalam kondisi yang kondusif.

Terkait kesiapan pengamanan Pilkada Serentak 2020, disampaikan Asep Suhendar Polda DIY pun telah siap.

Polda DIY telah melakukan identifikasi lokasi yang berpotensi kerawanan dan cara bertindaknya. Juga memantau potensi kerawanan lainnya, seperti netralitas ASN dan penyelenggara Pilkada.

Dari tiga Polres di wilayah penyelenggara Pilkada Serentak 2020, total telah disiapkan 4.520 personil. Jumlah ini di luar bantuan dari Poltabes Yogyakarta maupun Polres Kulon Progo serta personil dari Polda DIY.

Komandan Korem 072/Pamungkas, Brigjen TNI Ibnu Bintang Setiawan, siap membantu Polda DIY untuk mewujudkan wilayah yang aman. Dalam pelaksanaannya nanti, personil TNI juga akan turut melakukan pemantauan di setiap TPS.

Ketua Divisi Perencanaan Data dan Informasi KPU DIY, Wawan Budiyanto, menyinggung persiapan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020.

Saat ini yang telah dilakukan KPU DIY ialah konsolidasi anggaran di tiga kabupaten yang mencapai Rp 74,5 miliar. Meski telah berhasil menghemat anggaran hingga Rp 4,4miliar, namun KPU DIY menghadapi tantangan kebutuhan akan kondisi pandemi COVID-19.

Sesuai protap COVID-19 pada pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 ini harus dilakukan penambahan jumlah TPS. Jika dulu tiap TPS melayani 800 pemilih, sekarang diperkirakan hanya 500 pemilih per-TPS. Belum lagi penyiapan alat pelindung diri bagi seluruh petugas di tiga kabupaten: Bantul, Gunung Kidul dan Sleman.

Reporter: Affan Safani Adham

Editor: Sumarlin

Artikel Terkait
Baca Juga