KENDARI, TELISIK.ID - Maraknya kecelakaan kerja di Provinsi Sulawesi Tenggara menjadi perhatian banyak aktivis. Insiden ini sebagian besar melibatkan pekerja pertambangan.

Beberapa aktivis telah melakukan kajian terkait dugaan pembiaran terhadap penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang diatur oleh undang-undang.

Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Aktivis Lintas Kampus (IMALAK) Sulawesi Tenggara, Ali Sabarno, menyoroti banyaknya kecelakaan kerja yang terjadi di Sulawesi Tenggara.

"Soal kecelakaan kerja, banyak yang terjadi di Sulawesi Tenggara ini, tapi publik tidak pernah mengetahui penyelesaiannya. Apakah perusahaan yang lalai akan K3 itu diberi sanksi atau hanya sekadar main mata saja dengan oknum Disnakertrans Sultra?" kata Ali Sabarno.

Baca Juga: 3 Ribu Lebih Mahasiswa UHO Kendari Diwisuda, Berikut Daftar Lulusan Terbaik