adplus-dvertising

Meninggal Akibat Serangan Jantung, Ini Rekam Jejak Markis Kido Legenda Bulu Tangkis Indonesia

Ahmad Sadar, telisik indonesia
Selasa, 15 Juni 2021
980 dilihat
Meninggal Akibat Serangan Jantung, Ini Rekam Jejak Markis Kido Legenda Bulu Tangkis Indonesia
Markis Kido (kanan) bersama Hendra Setiawan (kiri). Foto: Repro Zimbio

" Sang legenda bulu tangkis Indonesia Markis Kido telah meninggal dunia akibat serangan jantung pada Senin. "

JAKARTA, TELISIK.ID - Sang legenda bulu tangkis Indonesia Markis Kido telah meninggal dunia akibat serangan jantung pada Senin (14/6/2021).

Rekam jejakanya dalam dunia bulu tangkis pun patut diacungi jempol. Pasalnya, hingga pada puncak karirnya, ia mampu mengharumkan nama Indonesia melalui medali emas Olimpiade Beijing 2008.

Saat itu sang legenda tersebut turun di nomor ganda putra bersama Hendra Setiawan. Sebelum ia tampil di partai final.


Melansir dari Inews.id, lawan beratnya pun kala itu muncul di partai puncak, di mana mereka harus berhadapan dengan jagoan tuan rumah yaitu Cai Yun dan Fu Haifeng.

Meski kalah 12-21 di set pertama, Kido dan Hendra yang saat ini sudah tak lagi menghuni pelatnas Cipayung menang di set kedua serta ketiga dengan skor 21-11 dan 21-16.

Kido sendiri lahir di Jakarta, 11 Agustus 1984. Ia  mulai bermain bulu tangkis pada 1993. Hingga pada 2001, ia bergabung ke Pelatnas PBSI Cipayung sebagai pemain tunggal putra.

Baca juga: Corona di Kendari Meningkat Lagi, Ada Varian India?

Karier Kido mulai melejit tahun 2006 saat ia sukses menjuari sejumlah turnamen internasional, bersama Hendra Setiawan.

Mengutip dari Kompas.com, selain mampu mengalahkan pemain-pemain kelas dunia, termasuk juara dunia Fu Haifeng dan Cai Yun di Turnamen China Terbuka 2006, prestasi Kido dan Hendra saat itu telah melampaui seniornya, Luluk Hadiyanto dan Alvent Yulianto.

Kido/Hendra diketahui telah berpasangan sejak di tingkat junior di Klub Jaya Raya di bawah asuhan pelatih Retno Kustiyah.

Kesuksesan Kido dan Hendra di lapangan justru diperoleh dari penampilan keduanya yang jauh berbeda.

Kido sangat ekspresif, penuh semangat, dan meledak-ledak di lapangan. Sementara Hendra sangat kalem dan jarang memperlihatkan emosi.

Sepanjang karirnya Kido banyak menyumbang medali untuk Indonesia, termasuk gelar juara dunia, Asian Games, dan beberapa turnamen level utama di Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF).

Baca juga: Sampah Bakal Dijemput di Rumah, Warga Bayar Iuran Sesuai Kemampuan

Dengan berbagai capaiannya itu, Nama Kido pun banyak disegani di turnamen nasional, hingga dielu-elukan pendukungnya di sejumlah turnamen besar internasional. Di China misalnya, penggemar bulu tangkis disana banyak menghormatinya

Sebelumnya, kabar meninggalnya sang legenda bulu tangkis itu disampaikan oleh mantan pebulutangkis Indonesia, Yuni Kartika melalui akun Twitter pribadinya, Senin (14/6/2021) malam.

"Telah meninggal dunia salah satu pebulutangkis terbaik Tanah air Markis Kido. Semoga amal dan ibadahnya diterima di sisi Tuhan YME!! Amin. Selamat jalan Markis Kido," tulis Yuni Kartika melalui akun Twitternya.

Diduga Markis Kido meninggal dunia  akibat serangan jantung saat sedang bermain bulu tangkis.

Selain itu, melansir Sindonews.id sang juara dunia itu bakal dikebumikan di TPU Cipinang pada hari ini Selasa (15/6/2021). Rencanaya ia akan berada satu tempat dengan peristirahatan terakhir ayahnya, Djumharbey Anwar.

Saat ini, jenazahnya telah selesai dimandikan dan akan dikafankan. Kini mereka menantikan kedatangan seluruh anggota keluarga di rumah ibunda Markis Kido sebelum nantinya dikebumikan. (C)

Reporter: Ahmad Sadar

Editor: Haerani Hambali

Baca Juga