adplus-dvertising

Menkominfo Klaim Ada Penurunan Isu Hoaks di Pilkada 2020

Rahmat Tunny, telisik indonesia
Senin, 07 Desember 2020
957 dilihat
Menkominfo Klaim Ada Penurunan Isu Hoaks di Pilkada 2020
Menteri Infokom, Johny G Plate. Foto: Rahmat/Telisik

" Isu-isu hoaks berbau SARA dulu begitu luar biasa dibombardir dan mengisi ruang publik kita. Tapi sangat minimal terjadi itu hampir tidak terjadi di ruang digital kita di Pilkada 2020 ini. "

JAKARTA, TELISIK.ID.ID - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G Plate mengklaim tren isu hoaks dalam dunia digital di Pilkada Serentak 2020 mengalami penurunan.

"Isu-isu hoaks berbau SARA dulu begitu luar biasa dibombardir dan mengisi ruang publik kita. Tapi sangat minimal terjadi itu hampir tidak terjadi di ruang digital kita di Pilkada 2020 ini," kata Johnu di Media Center DPR RI, Senayan, Senin (7/12/2020).

Dari data yang diperoleh melalui cyber drone crime Kominfo, temuan isu hoaks hanya ada 47 selama Pilkada 2020 ini.


Johnny menuturkan, saat ini terjadi peningkatan luar biasa dari kesadaran masyarakat dalam menyebarkan infomasi soal Pilkada dalam dunia digital.

Baca juga: Pimpinan DPR Dukung Polisi Selidiki Penembakan Enam Laskar FPI

"Pengamatan Kominfo terjadi peningkatan yang luar biasa dari kesadaran politik masyarakat soal mengetahui hal buruk dari hoaks yang perlu diperbaiki dan hoaks yang tak boleh ditindaklanjuti," jelasnya.

Kali ini, di Pilkada serentak 2020 opini buruk yang dilakukan terus-menerus dan dianggap sebagai kebenaran itu tidak terjadi dan sangat minimal terjadi di ruang digital selama Pilkada 2020 ini.

Lebih jauh, Johnny mengungkapkan, ketatnya pihak Kominfo beserta lembaga penyelenggara Pilkada dalam mengawasi penyebaran isu hoaks di dunia digital juga menyebabkan penurunan isu tersebut terjadi.

"Jadi ada tiga lembaga pemerintah melalui Kominfo, KPU dan Bawaslu yang sudah melakukan nota kesepakatan aksi dan deklarasi Indonesia lawan hoaks pada 28 Agustus lalu. Dalam nota tersebut kita sudah menetapkan akan menindak tegas para penyebar hoaks di Pilkada," demikian politikus Nasdem ini. (B)

Reporter: Rahmat Tunny

Editor: Fitrah Nugraha

Baca Juga