adplus-dvertising

Menuju Daerah Maju dan Mandiri, Pemkab Konawe Bantu Pelaku Budidaya Ikan

Fitrah Nugraha, telisik indonesia
Sabtu, 02 Mei 2020
2106 dilihat
Menuju Daerah Maju dan Mandiri, Pemkab Konawe Bantu Pelaku Budidaya Ikan
Penyerahan bantuan kepada pelaku usaha budidaya ikan/nelayan. Foto: Ist.

" Perluasan percetakan kolam ini untuk mendukung arahan Bupati dan Wakil Bupati Konawe, yakni menjadikan Konawe sebagai kawasan budidaya perikanan air tawar, air payau, dan air laut. "

KONAWE, TELISIK.ID – Dalam rangka mengoptimalkan potensi kelautan dan perikanan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Konawe, terus melakukan pembenahan dan penyaluran bantuan kepada para pelaku budidaya laut dan ikan.

Salah satu yang telah dilakukan adalah percetakan sejumlah kolam ikan yang diproyeksikan pada 11 kecamatan.

Percetakan kolam ini dilakukan sebagai upaya untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan dan berbasis pada visi - misi Bupati Kery Saiful Konggoasa dan Wakil Bupati Gusli Topan Sabara, yaitu Konawe Yang Maju dan Mandiri Tahun 2023, khususnya di bidang perikanan dan kelautan pada program 1000 kolam ikan.


Kepala DKP Konawe, H. Gunawan Samad, SP mengatakan, percetakan kolam ikan ini sudah dilakukan sejak awal tahun 2019, dengan percetakan kolam seluas 75 Ha yang mengalami peningkatan sebesar 52 persen, dibanding pada tahun 2018 yang hanya seluas 23 Ha. Hal tersebut ditingkatkan untuk meningkatkan kesejahteraan pembudidayaan masyarakat.

Adapun percetakan kolam ini diproyeksikan pada 11 Kecamatan, yakni Kecamatan Abuki, Anggaberi, Amonggedo, Padangguni, Pondidaha, Puriala, Uepai, Unaaha, Tongauna, Tonguna Utara dan Wawotobi. Sejumlah Kecamatan yang diproyeksikan percetakan kolam ikan tersebut tersebar di 62 titik lokasi/desa.

Salah satu pembuatan kolam ikan di Konawe.Foto: Ist.

“Perluasan percetakan kolam ini untuk mendukung arahan Bupati dan Wakil Bupati Konawe, yakni menjadikan Konawe sebagai kawasan budidaya perikanan air tawar, air payau, dan air laut,” katanya, belum lama ini.

Selain itu, ia melanjutkan, untuk membantu para pembudidaya ini pihaknya juga telah menyalurkan bibit ikan air tawar sebanyak 350.000 ekor, bibit air payau sebanyak 844.100 ekor dan 15.000 Kilogram pakan ikan. Bibit ikan ini terdiri dari Ikan Bandeng (nener), Ikan mas, Ikan nila, Ikan lele, dan udang vaname.

“Pengadaan bibit ikan dan pakan ikan ini bahkan telah menjadi program dan kegiatan yang selalu dianggarkan setiap tahun,” ungkapnya.

Sementara itu, tambah dia, pada sektor perikanan sebagaimana arahan dan perhatian Bupati dan Wakil Bupati Konawe, pihaknya juga mengadakan program yang bermanfaat, dan tentunya disukai oleh para pembudidaya.

Baca juga: Ratusan Kelompok Tani Konawe Terima Bantuan Sapi

Program tersebut di antaranya adalah pengadaan Karamba Jaring Apung (KJA) dan Karamba Jaring Tancap (KJT), baik untuk jenis air tawar maupun air laut.

Untuk KJA air tawar penguasaannya ada sebanyak 10 Unit yang disebar di empat Kecamatan, yaitu empat unit di Kecamatan Wonggeduku Barat, dua unit untuk Kecamatan Wonggeduku, dua unit di Konawe dan dua unit jga di Puriala. Sedangkan KJA air laut sebanyak enam unit di Kecamatan Soropia.

Adapun KJT air tawar sebanyak enam unit yang disebar di tiga Kecamatan, yaitu di Anggotoa dua unit, Konawe dua unit dan Wawotobi dua unit. Sedangkan bantuan KJT air laut sebanyak 23 unit yang dibagi di Kecamatan Soropia sebanyak 19 unit dan Lalonggasumeeto empat unit.

Selain itu, lanjut dia, dibangun juga percontohan atau demplot budidaya air tawar untuk beberapa jenis ikan, seperti ikan lele, ikan hias, ikan nila, ikan gurame. Percontohan ini dibangun sebanyak 10 unit, yang disebar di Kecamatan Pondidaha dua unit, Amonggedo dua unit, Wawotobi dua unit, Uepai dua unit dan Tongauna Utara juga dua unit.

Sedangkan untuk di bidang perikanan tangkap, DPK Konawe fokus pada pengadaan armada tangkap, alat tangkap, dan alat penunjang.

Salah seorang pelaku budidaya ikan di KonaweFoto: Ist.

Dimana, pada tahun 2019, pengadaan armada tangkap sebanyak tujuh unit yang terdiri dari enam unit kapal penangkap ikan 3 GT yang berbahan fiberglass, dan satu unitnya kapal penangkap ikan 5 GT yang merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Sultra.

Dinas Perikanan Kabupaten Konawe juga menganggarkan pengadaan alat tangkap dan alat penunjang, diantaranya pancing rawai, pancing ulur, pancing tonda, rumpon ikan perairan dalam, serta mesin katinting.

"Armada dan alat tangkap, serta alat penunjang ini telah diproyeksikan kepada kelompok nelayan di Kecamatan Soropia dan Lalonggasumeeto," ujarnya.

Tidak hanya itu, para nelayan dan pembudidaya yang menerima bantuan tersebut juga dibina melalui penyuluhan usaha perikanan dan mutu hasil perikanan, serta pengolahan dan pemasaran hasil tangkap. Program pembinaan kelompok usaha perikanan ini telah dilaksanakan terhadap 10 kelompok.

Demi meningkatkan pengolahan dan pemasaran hasil perikanan, Dinas Perikanan juga membangun bangsal pengolahan hasil perikanan skala kecil sebanyak lima unit, yang dibangun di Kecamatan Pondidaha dua unit, Lalonggasumeeto dua unit, dan Kapoiala satu unit. Termasuk Depo pemasaran hasil perikanan skala kecil satu unit di Kecamatan Puriala dan pembangunan Pasar Ikan Segar Rahabangga di Kecamatan Unaaha. (adv)

Reporter : Fitrah Nugraha

Editor: Sumarlin

Artikel Terkait
Baca Juga