Kasih Murtad 3.000 Muslim, Mantan Pendeta Ini Memilih Jadi Mualaf Meski Harus Hidup Miskin

Merdiyanto , telisik indonesia
Selasa, 12 Mei 2026
0 dilihat
Kasih Murtad 3.000 Muslim, Mantan Pendeta Ini Memilih Jadi Mualaf Meski Harus Hidup Miskin
Yesi Yesika anak Rudi Mulyadi saat menceritakan perjalanan ayahnya yang mualaf. Foto Repro tangkapan layar YouTube RJL 5

" Ini kisah perjalanan spiritual Rudi Mulyadi, mantan pendeta yang dahulu dikenal piawai dalam berceramah dan berhasil memengaruhi ribuan umat Muslim untuk murtad atau keluar dari agama Islam "

JAKARTA, TELISIK.ID - Ini kisah perjalanan spiritual Rudi Mulyadi, mantan pendeta yang dahulu dikenal piawai dalam berceramah dan berhasil memengaruhi ribuan umat Muslim untuk murtad atau keluar dari agama Islam.

Rudi kemudian memilih memeluk agama Islam beserta seluruh keluarganya. Keputusan itu membuatnya kehilangan segalanya, termasuk kesejahteraan ekonomi, hingga jatuh miskin.

Menurut cerita anaknya, Yesi Yesika, Rudi Mulyadi semasa menjadi pendeta pernah memurtadkan hampir 3.000 orang Muslim.

“Papa saya itu kan mantan pendeta ya, pas memutuskan masuk Islam, banyak sekali pihak-pihak gereja yang meminta keterangan beliau,” ungkap Yesi seperti dikutip dari insertlive.com, Selasa (12/5/2026).

Baca Juga: Mualaf Aliza Kim: Dari Panggung Glamor Model Internasional ke Ketenteraman Islam

Perubahan keyakinan Rudi terjadi pada tahun 1994. Ia dan keluarganya memutuskan hijrah ke Islam setelah melalui proses pencarian kebenaran yang panjang.

Keputusan ini langsung menuai reaksi keras. Pihak gereja dan komunitas lamanya dikabarkan kaget dan meminta penjelasan.

Beberapa pendeta datang ke rumah keluarga untuk meminta konfirmasi. Rudi dan keluarganya pun dikucilkan dari lingkungan sosial sebelumnya.

Fasilitas dan dukungan yang selama ini diterima ditarik, sehingga mereka mengalami kesulitan ekonomi yang berat.

Meski jatuh miskin, Rudi tetap teguh dengan pilihannya. Ia dikabarkan sempat bekerja serabutan untuk menghidupi keluarga.

Keluarganya pun harus menjalani kehidupan sederhana, bahkan hingga kesulitan ekonomi, dilansir dari tvonenews.com, Selasa (12/5/2026).

Baca Juga: Carlos Raul Sciucatti, Eks Pesepak Bola Argentina Mualaf dan Mondok di Pedalaman Kalimantan

Dalam berbagai kesaksian yang beredar, Rudi disebut tetap ikhlas dan menyatakan bahwa meski hartanya hilang, hatinya merasa kaya dengan keimanan baru.

Ia meninggal dunia beberapa waktu lalu, namun kisah perjuangannya sebagai mualaf terus menginspirasi banyak orang yang melihat video dan artikel tentang perjalanannya.

Kisah ini sempat viral pada 2022 dan kembali ramai dibahas setelah berbagai kanal YouTube dan media mengangkat kembali testimoni keluarganya.

Dari sosok yang dulu aktif memengaruhi orang lain untuk meninggalkan Islam, ia lalu menemukan ketenangan di dalam agama yang pernah ia lawan, meski harus dengan pengorbanan besar termasuk kemiskinan material. (C)

Penulis: Merdiyanto

Editor: Mustaqim

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga