Oleh: Efriza

Dosen Ilmu Pemerintahan Universitas Pamulang

GERINDRA amat percaya diri bahwa Presiden Prabowo telah bekerja untuk rakyat dan rakyat mempercayainya, sehingga dalam acara Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Partai Gerindra menyatakan akan mengusung kembali Prabowo Subianto sebagai calon presiden di Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2029 mendatang.  

Awal pemerintahannya sekitar 100 hari, memang tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka amat tinggi sebesar 80,9 persen. Namun, pasca 100 hari pemerintahannya malah cenderung blunder dalam berkomunikasi maupun menyampaikan keputusan ataupun kebijakan pemerintah.

Contoh terbaru, Hasan Nasbi sebagai Kepala Komunikasi Kepresidenan memilih mengundurkan diri pasca komunikasinya yang buruk dalam merespons kasus jurnalis media Tempo yang diteror dengan kiriman kepala babi. Hasan menyadari komunikasinya yang buruk telah menyebabkan Prabowo sebagai Presiden jengkel.