adplus-dvertising

Nakes RSJ Sultra Tuntut Transparansi Dana Insentif COVID-19

Apriliana Suriyanti, telisik indonesia
Selasa, 30 November 2021
661 dilihat
Nakes RSJ Sultra Tuntut Transparansi Dana Insentif COVID-19
Sejumlah pegawai RSJ Sultra saat unjuk rasa di depan gedung rumah sakit soal dana insentif COVID-19. Foto: Apriliana Suriyanti/Telisik

" Puluhan tenaga kesehatan (Nakes) Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) unjuk rasa depan gedung rumah sakit, Pasalnya, para Nakes merasa didiskriminasi karena pembagian dana insentif COVID-19 tidak merata oleh pihak RSJ Sultra "

KENDARI, TELISIK.ID - Puluhan tenaga kesehatan (Nakes) Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sulawesi Tenggara (Sultra) unjuk rasa depan gedung rumah sakit, Selasa (30/11/2021).

Pasalnya, para Nakes merasa didiskriminasi karena pembagian dana insentif COVID-19 tidak merata oleh pihak RSJ Sultra.

Salah satu perawat, La Rote yang memimpin aksi demonstrasi mengatakan, aksi protes sudah dilakukan sejak Senin (29/11/2021).


Karena tidak mendapat respon sesuai dengan yang diharapkan, sekira 80 Nakes sepakat melakukan unjuk rasa secara terang-terangan.

"Kami sebenarnya sudah lakukan aksi protes sejak Senin kemarin, namun tidak ada tanggapan. Jadi hari ini kami bersepakat untuk lakukan demonstrasi bersama-sama," katanya pada awak media.

Unjuk rasa tersebut dilakukan karena ketidakmerataannya dalam pembagian insentif COVID-19 oleh pihak pengelola dana di RSJ.

Baca Juga: Pengedar Sabu Ditangkap Saat Sembunyi di Kamar Kos

"Ada yang dapat dan ada yang tidak, ada yang melakukan pelayanan pada pasien tapi tidak dapat, sementara ada juga yang tidak lalukan pelayanan malah dapat," ujarnya.

Di tempat yang sama, Fajaruddin, Nakes yang juga ikut unjuk rasa mengungkapkan, tidak adanya transparansi dari pihak RSJ Sultra dan pengelola dana terkait besaran serta kriteria penerima.

"Kami menganggap pihak pengelola dan RSJ tidak transparan terkait dana tersebut, karena tidak melibatkan kami dari penanggung jawab unit-unit di rumah sakit ini mengenai kriteria dan besaran insentif yang diterima," ungkap Fajar.

"Kami menunggu respon dari pihak manajemen, pengelola, dan pimpinan RSJ, tidak menutup kemungkinan kami akan kembali lakukan aksi demonstrasi, bahkan kami akan meminta kepada instansi seperti BPKAD atau Inspektorat jika tidak ada tindak lanjut dari pernyataan sikap yang kami lakukan hari ini," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Ruangan Mawar RSJ Sultra, Abdul Patawari menuturkan, pada Senin (28/11/2021) pihak manajemen, pimpinan RSJ beserta Satgas Covid berjanji akan segera menindaklanjuti tuntutan para nakes.

Baca Juga: Gubernur Nonaktif Sulsel Nurdin Abdullah Divonis 5 Tahun Penjara dan Denda Rp 500 Juta

"Kalau dari pembahasan di hari Senin kemarin, mereka berkata siap untuk meninjau kembali, kemudian ditentukan siapa-siapa yang memang berhak mendapatkan insentif COVID-19," ucapnya.

Dari pantauan Telisik.id, pihak manajemen dan pimpinan RSJ tidak sedang berada di tempat saat unjuk rasa dilakukan.

Selain itu, demonstrasi tersebut melibatkan pembakaran fasilitas RSJ yakni pembakaran sebuah tempat sampah dan banner, serta memecahkan kaca pada pintu dan jendela gedung. (A)

Reporter: Apriliana Suriyanti

Editor: Fitrah Nugraha

Baca Juga