adplus-dvertising

New Normal Dinilai Tidak Berhasil, Kini Hadir New Habbit

Rahmat Tunny, telisik indonesia
Senin, 13 Juli 2020
809 dilihat
New Normal Dinilai Tidak Berhasil, Kini Hadir New Habbit
Selly Andriany Gantina, Politisi PDIP. Foto: google

" Kan poinnya adalah kedisplinan hidup. Bukan kembali ke normal seperti sebelum COVID-19. Tapi masyarakat dibangun kesadarannya bahwa hidup kita harus berdampingan dengan virus ini, jadi perlu sikap hidup baru. Biar kesehatan ini terjaga dan putaran ekonomi tetap jalan. "

JAKARTA, TELISIK.ID - Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 sekaligus Kepala BNPB, Doni Monardo menyampaikan laporan terkait Evaluasi Anggaran Gugus Tugas kepada Komisi VIII DPR, pada Senin (13/7/2020).

Menanggapi laporan tersebut, Anggota Komisi VIII, Selly Andriany Gantina angkat bicara. Menurut Selly, kebijakan New Normal yang sudah berjalan harus tegas dievaluasi.

"Harus dievaluasi menurut saya. Dulu PSBB tapi ekonomi terkontraksi, terus dilakukan New Normal. Masyarakat lihat ini kaya kembali ke kehidupan normal sebelum Corona, padahal bukan. Untuk itu bukan New Normal lagi sekarang. Harus tegas dievaluasi. Sekarang New Habit," kata Selly.


Baca juga: Pemerintah Indonesia Didorong Belajar ke Negeri Tetangga Tangani Corona

Menurut Selly, New Habit adalah jalan tengah bagi percepatan penangan COVID-19 saat ini.

"Kan poinnya adalah kedisplinan hidup. Bukan kembali ke normal seperti sebelum COVID-19. Tapi masyarakat dibangun kesadarannya bahwa hidup kita harus berdampingan dengan virus ini, jadi perlu sikap hidup baru. Biar kesehatan ini terjaga dan putaran ekonomi tetap jalan," sambungnya.

Politisi PDI Perjuangan ini juga meminta Gugus Tugas COVID-19 untuk memberikan edukasi yang cukup terkait New Habit ini.

"New Habit ini harus disampaikan ke masyarakat. Gunakan medium yang ada. Dibuat yang secair mungkin, jangan serius-serius. Yang penting pesannya masuk. Physical Distancing jalan, budaya hidup bersih, jaga kesehatan dan tetap aktifitas sesuai bidang masing-masing tanpa meninggalkan protokol kesehatan," tandasnya.

Reporter: Rahmat Tunny

Editor: Kardin

Artikel Terkait
Baca Juga