adplus-dvertising

Nias Utara Diguncang Gempa M 5,6, Warga Rasakan Getaran

Marwan Azis, telisik indonesia
Sabtu, 10 Juli 2021
526 dilihat
Nias Utara Diguncang Gempa M 5,6, Warga Rasakan Getaran
Gempa mengguncang Kabupaten Nias Utara, Sumut. Foto: BMKG

" Warga Kabupaten Nias Utara merasakan getaran saat gempa dengan Magnitudo (M) 5,6 terjadi pada Sabtu (10/7) pukul 09.41 WIB. "

NIAS, TELISIK.ID- Warga Kabupaten Nias Utara merasakan getaran saat gempa dengan Magnitudo (M) 5,6 terjadi pada Sabtu (10/7) pukul 09.41 WIB.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nias melaporkan, warganya telah beraktivitas seperti biasa pasca gempa terjadi.

Hal tersebut disampaikan Abdul Muhari, Ph.D. Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Sabtu (10/7/2021).


Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan parameter gempa M5,9 berada di 75 km barat laut Nias Utara, Provinsi Sumatera Utara dengan kedalaman 10 km. Berdasarkan permodelan BMKG, gempa yang berpusat di laut ini tidak berpotensi tsunami.

Selain itu, BMKG juga mengidentifikasi guncangan dirasakan di wilayah Gunung Sitoli dan Kabanjahe yakni II MMI, dan wilayah Nias Utara III-IV MMI.

Baca juga: 9 Kecamatan di Manggarai Masuk Zona Merah, Cek Kecamatan Anda

Baca juga: Gempa M6,2 Goyang Kepulauan Talaud

Modified Mercalli Intensity atau MMI merupakan satuan untuk mengukur kekuatan gempa bumi. BMKG menggambarkan IV MMI guncangan dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi, sedangkan III MMI menggambarkan getaran dirasakan nyata dalam rumah dan terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Sementara skala II MMI mendeskripsikan getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Menurut Abdul Muhari, berdasarkan kajian analisis risiko InaRISK, wilayah Kabupaten Nias Utara memiliki risiko bencana gempa bumi sedang hingga tinggi dengan luas risiko 97.492 hektar atau sebanyak 11 kecamatan terpapar.

Hingga berita ini ditulis belum ada laporan terkait kerugian maupun korban akibat gempa tersebut, namun petugas BPBD setempat terus melakukan pantauan dan siap siaga apabila terjadi gempa susulan.

BNPB juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi gempa susulan. Untuk mengurangi dampak gempa, hindari bangunan yang rentan guncangan.

"Korban yang jatuh sebagian besar diakibatkan tertimpa reruntuhan bangunan yang roboh karena tidak mampu menahan guncangan gempa," ujarnya. (C)

Reporter: Marwan Azis

Editor: Haerani Hambali

Baca Juga