SMP Hidayatullah Kendari Padukan Kurikulum Nasional dan Keagamaan Bentuk Karakter Siswa

Meliana Tasya, telisik indonesia
Selasa, 28 Juli 2026
0 dilihat
SMP Hidayatullah Kendari Padukan Kurikulum Nasional dan Keagamaan Bentuk Karakter Siswa
Kepala SMP Swasta Hidayatullah Kendari, Masrokan, menerapkan sistem pendidikan terpadu berbasis akademik dan keagamaan. Foto: Meliana Tasya/Telisik

" SMP Swasta Hidayatullah Kendari menerapkan sistem pendidikan terpadu yang menggabungkan kurikulum nasional dan keagamaan "

KENDARI, TELISIK.ID - SMP Swasta Hidayatullah Kendari menerapkan sistem pendidikan terpadu yang menggabungkan kurikulum nasional dan keagamaan.

Konsep tersebut diterapkan untuk membentuk siswa yang unggul secara akademik sekaligus memiliki karakter dan spiritual yang kuat.

Kepala SMP Swasta Hidayatullah Kendari, Masrokan, S.Pd.I., M.Pd menuturkan, setiap lembaga pendidikan memiliki keunggulan masing-masing yang ditawarkan kepada para orang tua dan masyarakat.

Menurutnya, diantara ciri khas SMP Swasta Hidayatullah yang ditawarkan kepada masyarakat adalah proses pendidikan yang memadukan pengembangan potensi akademik dan pembinaan keagamaan secara berkesinambungan.

"Selain mengikuti kurikulum nasional, siswa juga mendapatkan pembinaan keagamaan sebagai bagian dari pendidikan karakter," ujarnya, Selasa (28/7/2026).

Baca Juga: Poltekkes Kemenkes Kendari jadi Tuan Rumah Pornimakes VI Regional Sumapua

Masrokin menjelaskan, pembinaan tersebut meliputi halaqah Al-Qur'an, tahfiz, salat berjamaah, salat malam, dan puasa Senin-Kamis. Seluruh kegiatan menjadi bagian dari pembiasaan yang diterapkan kepada siswa setiap hari.

Sekolah juga melakukan pembinaan akhlak melalui pengawasan terhadap perilaku siswa. Tujuannya agar peserta didik terbiasa menjalankan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Masrokan menuturkan, pendidikan karakter menjadi prioritas di sekolah. Nilai kejujuran, kepedulian, tanggung jawab, gotong royong, dan kemandirian terus ditanamkan kepada seluruh siswa.

Selain karakter, sekolah tetap mengembangkan kemampuan intelektual dan kreativitas peserta didik. Berbagai kegiatan ekstrakurikuler seperti bela diri dan pramuka disiapkan untuk melatih disiplin, kepemimpinan, dan kerja sama.

Dalam program tahfiz, sekolah menargetkan setiap lulusan menghafal minimal tiga juz Al-Quran. Namun, sejumlah siswa mampu mencapai hafalan lima hingga tujuh juz.

SMP Swasta Hidayatullah Kendari juga memiliki program takhassus tahfiz. Melalui program tersebut, siswa memperoleh waktu lebih banyak untuk menghafal Al-Quran sebelum mengikuti pembelajaran reguler menjelang ujian sekolah.

Sistem pendidikan di sekolah mengintegrasikan tiga lingkungan, yakni sekolah, asrama, dan masjid. Ketiganya saling melengkapi dalam membentuk karakter dan meningkatkan kompetensi siswa.

Baca Juga: SDN 97 Kendari Kekurangan 6 Ruang Kelas masih Terapkan Belajar Pagi dan Siang

Di sekolah, siswa mengikuti pembelajaran akademik sesuai kurikulum nasional. Di asrama, pembinaan lebih difokuskan pada pembentukan akhlak, kedisiplinan, dan kemandirian.

Sementara di masjid, siswa mendapatkan pendalaman ilmu agama seperti fikih, bahasa Arab, dan sirah.

Kolaborasi ketiga lingkungan tersebut diharapkan melahirkan lulusan yang cerdas, berkarakter, dan memiliki bekal spiritual yang kuat. (C-Adv)

Penulis: Meliana Tasya

Editor: Kardin

 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga