adplus-dvertising

Niat Cari Kerja di Kota, Ibu Rumah Tangga Ini Malah Dirampok

Thamrin Dalby, telisik indonesia
Jumat, 24 Juni 2022
325 dilihat
Niat Cari Kerja di Kota, Ibu Rumah Tangga Ini Malah Dirampok
Korban yang datang ke Kota Kendari untuk cari kerja, justru dirampok hingga terlantar. Foto: Thamrin Dalby/Telisik

" Korban Musfida (33) warga Desa Pamandati Kecamatan Wanci, Kabupaten Wakatobi jumat (24/6/2022) malam, mendatangi Polsek Mandonga guna melaporkan kasus perampokan atas dirinya yang dilakukan oleh seorang ibu yang baru ia kenal "

KENDARI, TELISIK.ID - Niat hati ke Kota Kendari untuk mencari kerja agar bisa membantu ekonomi keluarga, seorang ibu rumah tangga asal Kabupaten Wakatobi malah dirampok di sebuah hotel, kawasan Kemaraya.

Korban Musfida (33) warga Desa Pamandati Kecamatan Wanci, Kabupaten Wakatobi jumat (24/6/2022) malam, mendatangi Polsek Mandonga guna melaporkan kasus perampokan atas dirinya yang dilakukan oleh seorang ibu yang baru ia kenal.

Dari keterangan korban bahwa, dirinya datang di Kota Kendari untuk mencari kerja. Saat tiba di Kendari, ia langsung dibawa ke Hotel Nusa Indah di Jalan Samratulangi, Kelurahan Kemaraya, Kecamatan Kendari Barat. Saat dibawa ke hotel, Musfida menurut dan tak bisa berbicara seolah terhipnotis.


"Saya juga baru kenal itu ibu di mobil Damri waktu di Baubau, jadi kita sama-sama ke Kendari, dan dia mengaku mau ke Makassar naik pesawat pagi. Saat di Kendari saya langsung dibawa ke hotel untuk istrahat" ujar korban Musfida.

"Kemudian saya mandi, tapi suara TV keras sekali, pas saya keluar dia sudah tidak adami itu ibu dan saya punya tas ransel yang isinya uang Rp 7.000.000, Hp iPhone12 satu dan Hp Oppo A15 satu, serta semua surat-suratku dia bawa lari," tambahnya sambil tertunduk sedih.

Baca Juga: Pelaku Pencabulan Siswi SD Tak Ditahan Polisi, Ibu Korban Ngadu Ombudsman

Sebelum ke Kendari, korban juga mengaku pernah bekerja sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Malaysia.

Sementara itu, saksi yang juga resepsionis Hotel Nusa Indah Jaya, Nurhayati mengira korban dan tersangka adalah anak dan ibu, sehingga ia tidak menaruh rasa curiga.

"Saya tidak curiga juga pak waktu mereka tiba di hotel, karena saya pikir mereka anak dan ibunya, karena setiap saya tanya, ini ibu terus yang jawab, sementara korban hanya diam saja." ungkap Nurhayati.

Baca Juga: Seorang Ibu Tewas Dibunuh Anak Kandung Pakai Batu

Atas kejadian tersebut, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 20.000.000.

Korban yang tidak memiliki kerabat atau keluarga di Kendari merasa bingung mau kemana, sementara ia tidak memiliki uang sepeserpun. (A)

Penulis: Thamrin Dalby

Editor: Musdar

Baca Juga