adplus-dvertising

NTT dan NTB Galang Dukungan Jadi Tuan Rumah PON 2028

Berto Davids, telisik indonesia
Jumat, 18 Februari 2022
596 dilihat
NTT dan NTB Galang Dukungan Jadi Tuan Rumah PON 2028
Wakil Gubernur NTT bersama sejumlah pengurus dan kepala badan. Foto: Ist

" Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang juga Wakil Gubernur (Wagub) Nusa Tenggara Timur (NTT) "

KUPANG, TELISIK.ID - Sejak awal tahun 2022, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang juga Wakil Gubernur (Wagub) Nusa Tenggara Timur (NTT), Josef A Nae Soi (JNS) dan Bupati Ngada, Paru Andreas berkeliling ke sejumlah provinsi guna menggalang dukungan bagi NTT dan NTB sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028.

Delapan provinsi yang sudah didatangi, yakni Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, Sumatera Utara, Papua dan Papua Barat. Delapan provinsi itu telah menyatakan mendukung NTT-NTB sebagai tuan rumah bersama PON XXII tahun 2028.

“Kami dari NTT datang khusus ke delapan provinsi untuk minta dukungan menjadi tuan rumah PON XXII (PON Nusa Tenggara). Tentunya ini juga sebagai pendekatan dengan historis dan sebagai apresiasi di mana dalam sejarah, tercatat PON pertama tahun 1948 diselenggarakan di Provinsi Jawa Tengah, yaitu di Kota Solo,” ujar Wagub JNS, Jumat (18/2/2022)


Kata Wagub JNS, pihaknya berbicara dalam konsep wawasan nusantara, maka agar PON setelah Papua di ujung Timur tahun 2021, nanti PON XXI 2024 diadakan di ujung Barat Indonesia, yaitu di Aceh-Sumut.

"Sudah saatnya, PON XXII diadakan di ujung Selatan tahun 2028, dan nanti 4 tahun kemudian di Utara Indonesia. Ini juga dengan adanya kepentingan geopolitik dan geostrategis yang harus dipertimbangkan, yaitu ada Sabang dan Merauke, ada Miangas dan Rote,” urainya.

Sementara itu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, Pemprov Jawa Tengah siap mendukung NTT-NTB sebagai tuan rumah PON XXII.

"Saya akan sampaikan dukungan saya melalui channel YouTube, juga patut saya katakan NTT dan NTB itu adalah saudara kamu juga,” jelasnya.

Menurut Gubernur Ganjar, sesungguhnya Jateng dan DIY sudah siap untuk ikut bidding April nanti, tetapi karena PON XX kemarin pihaknya menyerah untuk saudara dari ujung Timur, yaitu di Papua.

"Tapi karena ada permintaan dari Kakak Josef (Wagub NTT, Red) yang datang langsung dan dengan mempertimbangkan pemerataan kesempatan, maka untuk kedua kalinya kami mengalah untuk sesama saudara dari bagian Timur,” tambahnya.

Gubernur Ganjar dalam kesempatan itu juga meminta agar Pemprov NTT-NTB memperhatikan sarana atau pembangunan venue PON 2028 nanti.

"Olahraga tidak sekadar prestasi, tapi juga harus menjadi industri. Apalagi saudara-saudara dari Timur Indonesia memiliki potensi besar di bidang olahraga" katanya.

Penting mempertimbangkan sport science dan pada atlet harus bisa training sampai ke luar negeri untuk persiapan

Baca Juga: Lama Menunggu, Atlet PON XX Papua 2021 Asal Jatim Akhirnya Terima Bonus

Hal tak jauh beda juga dikemukakan Ketua KONI DIY, Djoko Pekik Irianto. Secara prinsip, DIY mendukung NTT-NTB menjadi tuan rumah PON XXII.

“Hanya kami perlu ada pembicaraan secara internal, karena DIY sudah telanjur menyiapkan diri bersama Jateng untuk ikut bidding. Ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan adalah syarat-syarat dalam mengilkuti bidding, termasuk anggarannya. Perlu ada evaluasi normatif setelah event PON buat apa dengan venue-venue yang ada,” katanya.

Kata dia, pihaknya perlu waktu untuk konsolidasi secara internal, baru secara resmi memberi dukungan untuk PON Nusa Tenggara.

"Apalagi kalau Jateng sudah memberi dukungan ke PON Nusa Tenggara, kami Provinsi DIY tidak mungkin jadi tuan rumah sendiri,” timpal Sekretaris Umum KONI DIY, Sigit Sapto Raharjo.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa tanpa ragu langsung memberikan dukungan kepada NTT untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah PON 2028 mendatang.

“Pak Gubernur (NTT) sudah telepon saya, Pak Wagub Pak Josef juga sudah telepon, dan sekarang kunjungan resmi,” ujar Gubernur Khofifah.

Baca Juga: Sirkuit Mandalika Lombok Disoroti Media Eropa, Aspal Bahayakan Rider MotoGP

Dalam pertemuannya, Gubernur Khofifah juga mengajak Ketua KONI Jatim Muhammad Nabil sebagai wujud keseriusan Jatim dalam memberikan dukungan bagi NTT.

“Saya mengajak Pak Nabil, Ketua KONI, sehingga nanti ada perlu dukungan tertulis dari KONI, maka Pak Nabil, Insya Allah, sama-sama kita support NTT menjadi tuan rumah penyelenggara PON 2028,” tandasnya. (C)

Reporter: Berto Davids

Editor: Kardin

Baca Juga