adplus-dvertising

Pemda Kolaka Utara Gelar Vaksinasi COVID-19 Tahap Awal

Muh. Risal H, telisik indonesia
Rabu, 03 Februari 2021
866 dilihat
Pemda Kolaka Utara Gelar Vaksinasi COVID-19 Tahap Awal
Bupati Kolaka Utara Drs. H. Nur Rahman Umar, MH saat divansinasi oleh dr. Syarif Nur, S.KM., Sp.OG. Foto: Muh. Risal/Telisik

" Bagi saya vaksinasi merupakan kebutuhan dan hari ini saya mengikuti vaksinasi tahap pertama bukan karena kegiatan ini merupakan agenda nasional yang secara struktural mesti diikuti oleh kepala daerah. "

KOLAKA UTARA, TELISIK.ID - Pencanangan pelaksanaan vaksinasi COVID-19 tahap pertama di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra) dimulai, Selasa (2/2/2021).

Bupati Kolaka Utara Drs. H. Nur Rahman Umar, MH menjadi peserta pertama disuntik vaksin COVID-19. Kemudian menyusul Wakil Ketua II DPRD Agusdin, S.Sos, Kapolres Kolut AKBP I Wayang Riko Setiawan, Kajari Kolut Teguh Imanto, SH, Kadis Dikbud H. Muh. Idrus, S.Sos.,M.Si, Kepala Kemenag Kolut H. Muh. Kadis Azis, S.Ag, Kasat Pol PP Drs. Ramang, Kadis PMD Patehuddin, SH, Ketua MUI Kolut Jumadi, S.Sos, serta perwakilan IDI Kolut dr. Kaisar.

Bagi Bupati Kolut, vaksinasi merupakan kebutuhan sebagai salah satu ikhtiar pemerintah dan masyarakat untuk terbebas dari COVID-19.


"Bagi saya vaksinasi merupakan kebutuhan dan hari ini saya mengikuti vaksinasi tahap pertama bukan karena kegiatan ini merupakan agenda nasional yang secara struktural mesti diikuti oleh kepala daerah," kata Nur Rahman.

Olehnya itu, ia juga menghimbau agar masyarakat tidak takut melakukan vaksinasi.

Baca juga: Kajati Sultra Tekankan Penanganan Korupsi di Konawe

"Vaksin ini aman karena telah diteliti oleh orang-orang yang berkompeten di bidangnya serta telah mendapat label dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan dinyatakan halal oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI)," terangnya.

Politisi Partai Demokrat ini berharap melalui kegiatan vaksinasi dapat menghilangkan keraguan dan kekhawatiran sebagian masyarakat tentang efek vaksin COVID-19, akibat informasi hoaks yang menyebar luas di tengah masyarakat.

Sementara itu, Direktur Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Jafar Harun Kolut, dr. Syarif Nur, M.Kes., Sp. OG menjelaskan bahwa bagi mereka yang telah melakukan vaksinasi agar melakukan istirahat yang cukup dalam kurun waktu 1x24 jam.

"Hal ini dilakukan untuk memberikan ruang vaksin bekerja maksimal memperbanyak anti body," ungkapnya.

dr. Syarif juga menyampaikan agar mereka yang telah melakukan vaksinasi tidak panik ketika mengalami demam karena itu menandakan vaksin telah bekerja. (B)

Reporter: Muh. Risal

Editor: Fitrah Nugraha

Baca Juga